Mikhael

Mikhael

  • WpView
    Reads 630
  • WpVote
    Votes 217
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 11, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Karena tidak semua anak ingin diingat. Beberapa hanya ingin tidak dilupakan. Mikhael tidak luar biasa. Ia bukan anak emas, bukan bintang kelas, bukan pusat dari cerita siapa pun. Ia hanya gadis biasa: ceroboh, pelupa, dan pasrah. Yang tumbuh di antara kesibukan orang dewasa, diabaikan oleh keramaian, dan ditinggalkan oleh teman-temannya satu per satu. Dibesarkan oleh tante dan nenek yang penuh kasih, Mikhael belajar menyembunyikan luka di balik tawa dan cerita. Ia pernah percaya pada pertemanan, pernah berharap pada keluarga, pernah menggantungkan rasa pada seseorang, hingga semuanya perlahan menjauh. Dalam sepi yang lembut dan luka yang tak berdarah, Mikhael menemukan pelariannya: cerita orang lain. Cerita yang tidak pernah meninggalkannya. Cerita yang membuatnya tetap bertahan, meski tidak diminta. "Mikhael" adalah kisah tentang anak yang tidak dicari, tapi tetap ada. Tentang bagaimana seseorang bisa hidup tanpa sorotan, tanpa sambutan, tanpa tempat pulang, namun tetap berjalan, diam-diam, dengan napas yang tak pernah putus.
All Rights Reserved
#42
mentalhealt
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MEMELUK LUKA [END]
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • Mikala [TAMAT]
  • Dark Shadows
  • BULIR CINTA [END]
  • catatan kecil nea
  • Diantara Luka dan Pulih
  • Cerita yang Tak Selesai ✨💔🌙 || TAMAT
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata

Menjadi anak terakhir sekaligus satu-satunya perempuan dalam keluarga memang tidak mudah bagi Alea. Sejak kecil, ia tumbuh dengan beban yang diam-diam menghantuinya-beban harapan besar yang diletakkan di pundaknya oleh orang tua dan kakaknya. Mereka melihatnya sebagai harapan terakhir keluarga, seseorang yang harus bisa melampaui pencapaian ayah, bunda, dan abangnya. Ekspektasi itu begitu tinggi hingga terkadang membuat Alea merasa sesak. Setiap langkah yang ia ambil seolah diawasi, setiap keputusan yang ia buat harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak mengecewakan mereka. Ia harus menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih segalanya. Namun, di balik semua itu, ada ketakutan yang terus menghantuinya yaitu kegagalan, takut mengecewakan, takut tidak menjadi seperti yang mereka harapkan. Terlalu sering ia memilih diam daripada mengungkapkan perasaannya. Luka-luka yang ia terima tidak selalu tampak di permukaan, tetapi mengendap jauh di dalam hati. Ia belajar untuk menyembunyikan lelahnya, menyimpan resahnya sendiri, dan terus berusaha sekuat mungkin untuk menjadi versi terbaik yang diinginkan keluarganya. #1 Melawanrestu #1 Anakterakhir #2 Bedakeyakinan #2 Alea #2 Pendidikan

More details
WpActionLinkContent Guidelines