Densha Family

Densha Family

  • WpView
    Reads 8,547
  • WpVote
    Votes 1,057
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 21, 2025
Menjadi anak tengah bukanlah hal yang mudah bukan? Terkadang dipaksa mendengarkan jeritan hati kakak atau adiknya, namun bagaimana dengan dirinya? Tapi peduli apa tentang anak tengah, anak pertama pun bak meraung-raung memohon dibelai sama dengan kedua adiknya. Terkadang ia ingin lahir sebagai wanita saja agar dapat dijaga lebih ketat. Anak bungsu seringkali dituduh manja padahal ia berusaha membuat kedua kakanya percaya bahwa dia lahir tanpa merubah apapun yang sudah kakanya miliki. Cemara yang mereka mau, kasih sayang yang adil dan beberapa pernyataan lain mengenai keharmonisan keluarga itu belum tentu sesuai dengan isi hati mereka masing-masing. Ada yang bilang, cemara yang tak terlihat sebenarnya hanya menutupi kepingan-kepingan kosong di relung hatinya. Ini merupakan saquel dari SENJA DI LANGIT STASIUN. Meneruskan cerita Malik dan Alaia bersama kedua anak kembarnya serta bayi yang sedang di kandung. 🚫Disclaimer : cerita merupakan fiksi dan karangan penulis; Pemilihan cast dalam cerita ini adalah karena penulis mengidolakan keduanya; Dilarang menyangkutpautkan dengan kehidupan realita cast; Ditulisan menggunakan campuran bahasa; harap maklum jika memiliki banyak typo; inspirasi foto berasal dari pinterest/instagram/tiktok/x🚫
All Rights Reserved
#491
salmon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Mama! [✔️]
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Dua Tahun Tersulit [END]
  • Halaman Terakhir Untuk Gara [END]
  • Serenade Langit & Lautan
  • Ramadhan datang, Ramadhan pulang (TAMAT)
  • Let Me Love You Longer
  • Aku Yang Tidak Diinginkan

The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.

More details
WpActionLinkContent Guidelines