12:34
14 mei 2019
malam ini, aku kembali mengingat semua perasaan dan luka luka yang dulu aku telah rasakan, sakit, hancur, kecewa, trauma yamg telah kurasakan di kejamnya hari-hari ku, yang awalnya perlahan ku lupakan kembali ter buka di benakku, semuanya rasa hancur ku terbuka, aku sampai sekarang masih meminta keajaiban dari allah, aku masih meminta keadilan untuk hidupku yang kelam, aku selalu memendam semuanya. sendirian. aku tidak pernah mau mengungkapkan perasaanku atau menceritakan semuanya ke seseorang, aku hanya bercerita pada diriku sendiri, dan berharap selanjutnya aku dapat menjadi gadis cantik yang aku impikan, gadis hebat yang aku harapkan, semua tangis, jeritan yang tak dapat orang-orang dengar, hanya ku pendam dalam buku catatan. kelak anak anakku akan tahu atau tidak sakitnya masalaluku..aku tidak tahu. aku hanya akan berusaha dan berusaha menjadi pribadi yang baik, menjadi ibu yang baik nantinya untuk anak anakku. aku pernah di hadang ombak besar yang membuat aku takut untuk memulai, takut untuk mencoba, segala hal ku ringkaskan, ku ungkapkan lewat pesan, dan kata kata yang aku ukir. harap mereka akan mengerti selelah apa aku di usiaku, aku sering mendengar anak se usiaku menganggap aku alay dan lemah karena ini masih belum seberapa, dari situ aku sadar ini seperti potongan dari lagu "ini belum sepenuhnya, biasa saja kamu tak apa."
INSPIRASI SAMPUL: PINTEREST
Creative Commons (CC) Attribution