Story cover for KETIKA DESA MENGAJARKAN CINTA by apin_pinpin
KETIKA DESA MENGAJARKAN CINTA
  • WpView
    Reads 281
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 281
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published May 14
Anna si gadis kota hanya ingin liburan bersama keluarganya. Villa kayu di desa kecil itu seolah tempat yang tepat untuk bersembunyi dari dunia. Namun, siapa sangka langkah sepatunya justru membawanya pada pertemuan takdir dengan Jeman, pemuda desa yang sunyi dan penuh makna.

Dalam detak waktu yang berjalan pelan, keduanya saling jatuh cinta. Tapi cinta yang tumbuh di tengah kehangatan alam dan kebaikan warga, diuji oleh dendam, kehilangan, dan pengorbanan.

Saat desa berubah, cinta pun berubah arah menjadi abadi, menjadi warisan, menjadi cerita yang dikenang sepanjang masa.

"Ketika Desa Mengajarkan Cinta" adalah kisah cinta yang manis, menyayat, dan menumbuhkan harapan tentang pertemuan yang sudah ditakdirkan, dan perpisahan yang tidak diinginkan.".




**

(kisahnya agak agak karena aku nya juga agak agak, konfliknya pun ringan karena aku nggak suka berkonflik [#cinta#damai])
All Rights Reserved
Sign up to add KETIKA DESA MENGAJARKAN CINTA to your library and receive updates
or
#287bandung
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Perhatian Yang Menumbuhkan Cinta  cover
senja diberanda kayu cover
Dilema (On Going) cover
Bunga Desa cover
Makam Kembar Gunung Kambengan cover
DESA PUNYA CERITA cover
Malu-Malu Mau (FreFlo) cover
MEMORI [COMPLETED]☑️ cover

Perhatian Yang Menumbuhkan Cinta

35 parts Ongoing

Ketika sebuah sapaan sederhana menjadi awal dari kisah yang tak terduga... Arga, seorang siswa pendiam dan tertutup, tak menyangka bahwa pertemuannya dengan Audrey-siswi ceria yang penuh perhatian-akan mengubah caranya memandang dunia. Di balik canda dan obrolan ringan mereka, tumbuh benih-benih persahabatan yang perlahan berkembang menjadi sesuatu yang lebih dalam. Namun waktu terus berjalan, membawa mereka ke fase hidup yang berbeda: perpisahan sekolah, tantangan kuliah, hingga jarak yang membentang. Saat dunia nyata mulai menguji ketulusan mereka, Arga dan Audrey belajar bahwa cinta bukan hanya tentang perasaan, tapi juga perhatian kecil, kesetiaan, dan komitmen yang tidak tergoyahkan. Dari bangku taman hingga pelaminan, kisah mereka menyampaikan pesan bahwa cinta sejati bukanlah yang sempurna-melainkan yang tumbuh, bertahan, dan terus memilih... meski keadaan tak selalu mudah.