Story cover for Potret by Sophrosyne79
Potret
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 14
Aku hidup untuk menangkap yang tak terlihat.

Memotret adalah caraku berdialog dengan waktu. Dengan hal-hal kecil yang orang anggap sepele-seperti bayangan di dinding saat matahari tenggelam, tangan renta yang menggenggam bunga, atau tawa yang pecah di sela tangis. Bagiku, semua itu penting. Karena semuanya fana.

Kameraku, yang selalu tergantung di leher, bukan sekadar alat. Ia adalah saksi. Penjaga diam yang merekam detik-detik sebelum kenangan menguap oleh jahatnya waktu.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Potret to your library and receive updates
or
#422langit
Content Guidelines
You may also like
Amor Almira by ZuwitaArcen
35 parts Complete
Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak orang. Tapi hanya sedikit yang mampu mengguncang dunia kita, mengubah arah hidup, dan meninggalkan jejak di hati. Ini adalah kisah tentang dua dunia yang bertabrakan-tentang gadis baik yang jatuh cinta pada laki-laki yang katanya nggak pantas dicintai. Almira Anjani Wirasti, gadis ceria dengan hati selembut senja, tak pernah menyangka bahwa pertemuan singkat di bawah pohon rindang akan mengubah hidupnya. Ia hanya ingin menolong. Tapi dari sentuhan pertamanya, ia malah menemukan luka yang lebih dalam dari sekadar goresan di kulit-luka yang tersembunyi di balik dinginnya tatapan seorang Amor Antariksa Setiawan. Amor bukan tipe pria yang mudah didekati. Kasar, tertutup, dan penuh misteri. Tapi siapa sangka, di balik sikap cueknya, ada hati yang lelah... dan mungkin, hanya butuh seseorang yang cukup nekat untuk mengetuk pintunya. > "Lo nggak takut deketin orang kayak gue?" tanya Amor suatu sore, suaranya serak, tatapannya kosong menatap langit. Almira menghela napas pelan, menatap lukanya, lalu menjawab tenang, "Yang gue takutin bukan lo... tapi kehilangan kesempatan buat bikin lo bahagia." Amor terdiam. Tak ada yang pernah bilang hal seperti itu padanya. > "Gue bukan orang baik," gumamnya. "Gue cuma... rusak." "Nggak ada orang yang terlalu rusak buat dicintai," bisik Almira, menatap matanya yang penuh luka. "Lo cuma belum pernah dikasih alasan buat percaya." Dan sejak hari itu, perlahan-tanpa mereka sadari-dunia yang kelabu mulai berubah warna. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang keberanian mencintai seseorang yang hancur. Tentang bagaimana cinta bisa mengubah arah hidup, menyembuhkan luka lama, dan menciptakan harapan baru. Karena kadang... yang kita butuhkan bukan orang sempurna. Tapi seseorang yang bersedia tetap tinggal, bahkan ketika kita merasa tidak pantas dicintai.
You may also like
Slide 1 of 9
~noctastra~ cover
The Midnight Bride [TAMAT] cover
Ratusan Hari Mencari Hati cover
Amor Almira cover
SANDYAKALA ANGKASTA  cover
Our Journey To Love cover
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan cover
Garis Orbit cover
Hikayat Cinta Sang Iblis [END] cover

~noctastra~

17 parts Ongoing

Dahulu, Langit dan Bintang adalah dua jiwa yang tak terpisahkan-seumpama harmoni yang terjalin antara siang dan malam, saling melengkapi meski berbeda wujud dan fungsi. Bersinar dengan hak dan kuasanya masing-masing, bergantian sesuai siklusnya. Hingga ketika kabar itu datang, segalanya berubah. Batas-batas yang tak seharusnya ada, muncul ke permukaan. Memaksa mereka untuk berdiri di atas timbangan timpang dalam kasih dan keistimewaan. Memaksa mereka untuk hidup sebagai sepasang lawan yang saling mengungguli, terus menjajah hingga salah satunya... mati? Noctastra, diambil dari kata noctis yang dalam bahasa Latin berarti malam. Tempat di mana cahaya yang dimiliki Langit direnggut oleh kelam, namun Bintang-bintang justru menjadi sangat terang. Memukau banyak hati. Tapi siapa yang bisa hidup tanpa langit cerah sedikitpun? Sastra ini ditulis untuk mengabadikan kisah Bintang dan Langit, yang entah bagiamana seolah terlahir kembali setelah malam berlalu. Entah, untuk saling memenuhi atau kembali mengungguli.