Special Short Story

Special Short Story

  • WpView
    Reads 2,777
  • WpVote
    Votes 230
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 1, 2026
kumpulan cerita pendek untuk tokoh sampingan dari cerita-cerita sebelumnya. Selain tokoh-tokoh sampingan, aku juga nyelipin tokoh lain yang belum pernah kalian temui di cerita Arrinda.
All Rights Reserved
#287
shortstroy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dark Obsession, Gara!
  • JOVLYEN
  • Scarlet Linger
  • Algojo untuk Sang Penulis
  • Split Twighlight In The Indies [END]
  • 𝐁𝐞𝐭𝐰𝐞𝐞𝐧 𝐭𝐡𝐞 𝐃𝐮𝐬𝐭 𝐚𝐧𝐝 𝐓𝐢𝐦𝐞 : 𝐈𝐯𝐨𝐫𝐲 𝐃𝐚𝐰𝐧 (𝟏𝟗𝟐𝟎)✓
  • Cute, Keshie!
  • FIELD OF DAISIES
  • ISHANE
  • Pacar Virtual

WARNING❗❗ Arrinda cuman ingetin cerita ini tidak akan cocok bagi kalian yang memiliki darah tinggi. Dari judul aku udah cantumin dan garis besarnya pasti kalian udah tau. Selera kalian mungkin tidak sama dengan Arrinda. Sekali lagi WARNING!! ⚫⚫⚫ Zaluna Karina. Dia tidak menyangka akan ada masanya dia kehilangan segalanya hanya karena obsesi gila satu orang. Zaluna kehilangan keluarganya, pun Zaluna juga harus kehilangan nyawanya secara tragis. Kalik Gara Rasyaka. Dia adalah sumber kehancuran keluarganya. Pria yang memiliki obsesi gila pada sang adik-Zara Karuna. Menyingkirkan siapapun yang mencoba menghalanginya untuk bersama dengan Zara. Lalu, keajaiban itu datang. Zaluna kembali ke masa sebelum kehancuran itu dimulai. Kali ini Zaluna akan melindungi keluarganya dari bocah sedeng seperi Gara. ⚫⚫⚫ "Jadi, Bu guru mau saya tidak melanjuti perjodohan itu?" Zaluna mengangguk sebagai jawaban, netranya terus memindai wajah Gara yang sekarang ini tersenyum jenaka. "Ya, kalian masih bau kencur." "Bisa, tapi ada syaratnya," Alis Zaluna bertaut, bingung sekaligus was-was karena bocah itu gilanya sudah melebihi kapasitas penghuni RSJ. "Cium saya, kalo saya suka ciuman Ibu, maka saya akan pikir-pikir lagi." "Bocah edan!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines