Titik Temu

Titik Temu

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 12, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Bandung, kota penuh angin dan obrolan receh. Di tengah padatnya tugas kuliah, deadline organisasi, dan drama anak kos, dua mahasiswa dari dua dunia ketemu dalam keadaan... aneh. Raka, anak Sunda asli, jurusan seni rupa, lowkey introvert, ngopi pake gelas enamel, hidupnya kayak poster filosofi hidup minimalis. Nisya, cewek Jakarta nyasar, jurusan ilmu komunikasi, tukang story tiap dua menit, ngomong cepet, ketawa ngakak, dan gak ngerti kenapa "punten" itu bisa bikin orang senyum. Pertemuan mereka random banget: dari rebutan colokan di co-working space, sampe jadi partner kerja bareng untuk proyek kampus yang absurd. Dari nyebelin, jadi saling ngakak. Dari debat, jadi deket. Tapi di balik tawa dan lelucon, ada hal-hal yang belum kelar dari masa lalu. Dan ternyata, titik temu gak selalu berarti kita berhenti di tempat yang sama. Kadang, cuma buat ngerti: kenapa kita butuh ketemu.
All Rights Reserved
#924
fun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jo dan Mita (Buaya Vs Macan PMS)- Na Jaemin|| Sudah Terbit Novel
  • Naratata
  • Orang Ketiga
  • Thats my Love
  • Pak Bian ( Tamat )
  • Bukit Dago Selatan
  • Tulisan untuk Zergan ✔

Cerita kolaborasi Diandra dengan Om Jo penulis novel Bad Liar 1 dan 2, novel Udin Akew, sutradara Teras Film dan President Komunitas Peci Miring. --------++----+-++---- Jo yang playboy, jago bikin puisi cinta, jago merayu akhirnya kena batunya ketemu macan PMS. Habis hati Jo di robek oleh Mita, cuma Mita yang bisa bikin Jo bercucuran air mata. --- Jo ambil ember, menuju kamar mandi dan mencuci pakaian kotor. Di tengah malam itu Jo kelilipan busa sabun, air matanya meleleh karena perih. Penyamaran yang baik Jo. Jagoan pantang menangis kecuali kelilipan busa sabun colek. --- "Kita gak pacaran, Jo" "Iya, Mita. Kita juga gak temenan." "Kita juga gak mendadak saudaraan, kan?" "Iya. Lu gak pantes jadi adik gue. Kita seumuran, baru lulus SMA. Kita juga bukan bayi kembar. Padahal sering barengan." "Terus gue harus anggap lu apa? Dan lu anggap gua apa?" "Kita jadi orang baik aja, Mita." "Teman baik, maksud lu, Jo?" "Orang baik. Karena orang baik nggak punya hati untuk menyakiti orang lain."

More details
WpActionLinkContent Guidelines