We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
UMAR: Bayangan dari Masa Depan

UMAR: Bayangan dari Masa Depan

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 14, 2025
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Di masa depan yang nyaris tanpa iman, seorang lelaki dari masa lalu bangkit kembali. Umar bin Khattab-sosok yang semestinya hanya ada dalam sejarah-muncul di tengah dunia yang dikuasai algoritma, propaganda, dan ilusi kebebasan. Tapi ia tak datang membawa senjata, melainkan cahaya yang telah lama padam: kesadaran, keberanian, dan sujud. Bersama Malik, Zahra, dan jaringan bawah tanah Ashab al-Kahf, mereka memulai revolusi diam-bukan untuk merebut kekuasaan, tapi untuk membangunkan manusia dari tidur panjangnya. Sebuah kisah tentang iman di tengah distopia, tentang harapan di dunia yang nyaris menyerah.
All Rights Reserved
#15
fiksireligi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Ursulanda | dan bagaimana kami memenangkannya [ TAMAT ] [Revisi]
  • Mendadak Ning (Selesai)
  • HYDIE EARTH : BEYOND TIME AND SHADOWS
  • Sungai-Sungai Menuju Neraka
  • Untuk Ingatan Sepanjang masa
  • DEI INVENTA
  • THE DEATH TARGET
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]

Kisah-kisah lama telah hilang, dunia berganti pada lembaran baru. Tanah-tanah hijau itu jadi saksi dari tumbuhnya Tirani baru yang merongrong di era kebangkitan umat manusia. Jauh setelah gempa besar dan perang nuklir, segelintir umat manusia mulai membangun ulang peradaban. Segala upaya baru telah membentuk negeri yang terbebas dari kuasa Tirani, Agni. Begitulah mereka menyebutnya. Namun, terkadang kilau peradaban tidak lagi memberi apa yang dijanjikan. Sedikit kuasa, memberi Tanah itu pada masa penuh kontrol, kuasa, totalitarian dan era yang suram. Dibawah cengkraman para kaum elite, kehidupan adalah milik mereka. Satu-satunya yang bebas hanyalah pikiranmu. Dibawah panji bendera Agni dan prinsip masyarakat produktif, seorang penduduk urban yang patuh tak tahu jika keputusannya menerima tawaran seorang agen rahasia membawanya pada rahasia terkelam negerinya yang damai. Pada sebuah perjalanan panjang menemukan kepingan memori dan kisahnya yang hilang. Akankah dia menemukan akhir dari perjalanannya menelusuri memori, serta upaya pembebasan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines