Melepas perasaan ke Angkasa

Melepas perasaan ke Angkasa

  • WpView
    Reads 763
  • WpVote
    Votes 387
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 19, 2026
Pertemuan di satu tempat yang sama membawa ketiganya pada perasaan yang berbeda-beda. Vicena dan Nuel, dua lelaki yang telah bersahabat sejak lama, begitu dekat hingga terasa seperti saudara kandung. Mereka tidak menyadari, bahwa kehadiran seorang perempuan berparas putih alami perlahan mengisi ruang di hati mereka. Perempuan itu adalah Kaanya. Gadis yang selalu berhasil membuat keduanya tertawa... dengan alasan yang sama. *** Menatap Vicena dari kejauhan, Kaanya sudah melakukannya sejak awal. Sejak mengenal Kaanya, satu per satu prinsip Vicena mulai runtuh. Sementara bagi Nuel, setiap tawa yang dibagikan bersama Kaanya selalu meninggalkan jejak kedamaian di hatinya. Namun waktu tidak selalu berpihak pada kejelasan. Hingga akhirnya, salah satu dari mereka menyadari. Cinta mereka membentuk segitiga. Haruskah ada yang rela melepaskan perasaan itu ke angkasa? Membiarkan semua yang pernah dilewati pergi lebih jauh. Agar ketika akhirnya dihadapkan pada pilihan, semuanya tak terasa terlalu menyakitkan untuk dijalani.
All Rights Reserved
#172
pengagum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Menjaring Cinta dalam Asa [On Going]
  • Gue, Matcha dan si Mantan Stalker
  • LOVE MAZE - (V BTS)
  • Ruang Biru [ON GOING]
  • SAJAK SEPIHAK[Feeling Lonely]
  • LIMERENCE // ✔
  • Struggle✔

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines