Story cover for Terlambat Menoleh by zxayaas
Terlambat Menoleh
  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado may 15, 2025
Alya hanya ingin diakui. Bukan dipuja, bukan dimanjakan. Hanya diingat sebagai anak yang pernah lahir dari rahim seorang ibu, dan diberi nama oleh seorang ayah.
Tapi hidup tak pernah memberinya pilihan. Ayah dan ibunya memilih hidup baru-bersama keluarga baru-meninggalkannya dalam sunyi yang menggigil. Saat tawa anak-anak tiri menggema di rumah mewah, Alya tidur ditemani batuk darah dan suara perut yang kosong.
Hanya satu yang membuatnya bertahan: Bima. Cowok beda keyakinan yang melihat Alya lebih dari sekadar "masalah hidup berjalan kaki". Di pelukan Bima, Alya merasa untuk pertama kali: dicintai. Tapi cinta mereka tak mendapat restu dunia. Perbedaan keyakinan, tekanan keluarga, dan kenyataan masa depan menghancurkan satu-satunya cahaya yang Alya punya.
Ketika Bima memutuskan pergi, Alya diam. Karena ia tahu... yang akan pergi bukan hanya cinta, tapi juga semangat hidupnya.
Ketika waktu membawanya ke rumah sakit, tubuhnya mulai menyerah. Dan ketika semua orang akhirnya sadar siapa Alya sebenarnya-seseorang yang seharusnya mereka cintai-waktu sudah tidak lagi memberi ruang.
Ini bukan hanya kisah tentang kehilangan, tapi tentang betapa menyakitkannya ketika cinta datang... hanya untuk dihancurkan oleh dunia.
----
hello guys ini cerita pertama aku maaf kalo ada apabila kesamaan nama tokoh yang tidak disengaja.

JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Terlambat Menoleh a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
 HAZELA  de sweedzz_
30 partes Concluida
Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."
LET IT BE  [ 'Cause She Was Tired.] de diwayy_sa
17 partes Concluida
[ FOLLOW SEBELUM BACA 💖 ] Cobalah untuk menyelam lebih dalam:) mungkin di awal membosankan namun akan ada sesuatu yang akan membuat kalian menikmati cerita ini. " Jangan menilai seseorang dari luarnya saja. Kalau kamu gak tahu apapun. " ~~ " Aku sudah tak peduli orang lain mau membenciku. Aku tak peduli lagi gimana orang memandang aku dengan segala keburukan. " ~~ " Biarlah. Biarlah orang mau berkata apa tentangku. Aku tak akan mau lagi membuang tenaga ku untuk mereka yang tak paham. " ~~ • • • Kiara Abigail Syam. Seorang gadis 16 tahun yang tumbuh dengan lukanya. Tak ada yang pernah tahu bagaimana kondisi dirinya kecuali dirinya sendiri dan Tuhannya. Terkadang ia benci dengan dirinya sendiri yang lemah tak mampu mengungkapkan apa yang dia rasakan secara baik. Ya, mentalnya tak baik-baik saja sejak kecil. Ia dihadapkan ujian yang berat untuk anak seumur 9 tahun itu waktu kecil. Melihat pertengkaran orang tuanya dengan kekerasan yang tak seharusnya diterima anak sekecil Ara. Ini bukan kisah seorang gadis yang mengejar popularitas dan eksistensi di dunia disaat anak remaja yang lain menghabiskan masa mudanya dengan indah. Yang minta ini itu ke orangtuanya. Bukan tentang seorang gadis yang selalu menjadi kebanggaan orang tua dan orang-orang disekitarnya. Bukan juga tentang belas kasihan orang lain, karena nyatanya yang ia dapatkan adalah cacian. Ia dianggap gila. Ia sudah berusaha untuk menghilangkan trauma. Namun, orang lain tak pernah melihat dan menghargainya. Biarlah. Ia sudah muak. Ia tak akan lagi mau bersusah payah menyenangkan orang lain. Ia tak peduli.
Karena Kamu Rumahnya  de HaniRahma_sari
25 partes Continúa
"Gue datang karena cinta, berjuang karena yakin. Gue terus bertahan dan balik lagi buat dia, walau kadang rasanya capek sendiri. Tapi ternyata, takdir punya rencana lain. Gue dipertemukan sama lo-seseorang yang nggak pernah menghakimi gue, bahkan saat gue salah. Lo yang selalu ngargain sekecil apa pun yang gue kasih, tanpa nuntut balik." ~Aqevra Naylashine Al Zhafira~ Aqevra rela pindah sekolah demi berada di samping pacarnya-Calven Arelliano Freyx. Alasan Aqevra pindah bukan hanya sekadar itu saja. Tapi ada banyak hal yang... tidak semuanya harus diceritakan, bukan? Cukup ikuti saja perjalanannya. "Ternyata itu lo? Atau gue cuma halu karena mengharapkan lo datang? Tapi itu mirip sekali. Gadis manis, bersiap-siaplah untuk berpaling dari laki-laki tidak bertanggung jawab itu." ~Zevran Arelle Narellan~ Kesimpulannya adalah.... kamu punya cinta, tapi hanya Tuhan yang mampu membolak-balikkan hati dan perasaan, mengatur takdir yang tak bisa kita tebak atau lawan. Bagaimana jika orang yang kamu cintai justru menjadi alasan terbesarmu untuk terluka? Mampukah kamu bertahan atau memilih untuk pergi saat segalanya mulai runtuh? Saat janji berubah menjadi dusta, dan harapan perlahan memudar, apa yang akan kamu pilih: bertahan dalam luka atau mencari kebebasan yang baru? WARNING!!! Jangan cuma jadi penonton, ikuti cerita ini sampai titik terakhir. Karena jawaban yang kamu cari ada di sana. semua jawaban ada di halaman berikutnya....
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
 HAZELA  cover
Menunggu senjaku datang[pembaruan] cover
LET IT BE  [ 'Cause She Was Tired.] cover
Strong Girl Michella (END)  cover
Rumah Tanpa Pintu [ON GOING] cover
Kisah Akala cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
Buku Diary Dalam Rumah Kayu ( Tamat ) cover
Karena Kamu Rumahnya  cover

HAZELA

30 partes Concluida

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."