
Alya hanya ingin diakui. Bukan dipuja, bukan dimanjakan. Hanya diingat sebagai anak yang pernah lahir dari rahim seorang ibu, dan diberi nama oleh seorang ayah. Tapi hidup tak pernah memberinya pilihan. Ayah dan ibunya memilih hidup baru-bersama keluarga baru-meninggalkannya dalam sunyi yang menggigil. Saat tawa anak-anak tiri menggema di rumah mewah, Alya tidur ditemani batuk darah dan suara perut yang kosong. Hanya satu yang membuatnya bertahan: Bima. Cowok beda keyakinan yang melihat Alya lebih dari sekadar "masalah hidup berjalan kaki". Di pelukan Bima, Alya merasa untuk pertama kali: dicintai. Tapi cinta mereka tak mendapat restu dunia. Perbedaan keyakinan, tekanan keluarga, dan kenyataan masa depan menghancurkan satu-satunya cahaya yang Alya punya. Ketika Bima memutuskan pergi, Alya diam. Karena ia tahu... yang akan pergi bukan hanya cinta, tapi juga semangat hidupnya. Ketika waktu membawanya ke rumah sakit, tubuhnya mulai menyerah. Dan ketika semua orang akhirnya sadar siapa Alya sebenarnya-seseorang yang seharusnya mereka cintai-waktu sudah tidak lagi memberi ruang. Ini bukan hanya kisah tentang kehilangan, tapi tentang betapa menyakitkannya ketika cinta datang... hanya untuk dihancurkan oleh dunia. ---- hello guys ini cerita pertama aku maaf kalo ada apabila kesamaan nama tokoh yang tidak disengaja. JANGAN LUPA VOTE DAN KOMENTodos los derechos reservados
1 parte