Maybe In Another Life

Maybe In Another Life

  • WpView
    Reads 5,867
  • WpVote
    Votes 456
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 4, 2026
WpInfo
Fanfic
Original Character (OC)
"Pagi bang" sapa Revan pada salah satu karyawan kedai tersebut "Oh pagi Van, udah cakep aja pagi2 gini sini ngopi dulu kita"ucap Dimas karyawan kedai "Ehh ga bang makasih saya ga biasa ngopi bang, dilanjut aja bang saya ke belakang dulu"jawab Revan menolak ajakan Dimas dengan lembut dan dianggukinya. Baru beberapa langkah Revan berjalan saku celana bergetar. Headphone kecil nya berbunyi menandakan adanya pesan masuk, segera Revan membukanya. Jantung kecilnya berdetak kencang saat membaca pesan tersebut dan senyum indah menghiasi wajah Revan. "Selamat pagi semangat hari ini" pesan tersebut Walaupun pesan singkat namun membuat Revan menghangat.
All Rights Reserved
#44
delshan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rindu
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia
  • Lajur Rasa - [END]
  • Kisah Seorang Shani CEO Muda Yang Cuek dan dingin ke semua orang (Shani)
  • Eat, Bread and Love (TAMAT)
  • Antara Aku Mereka Dan CJR
  • DENDAM SANG CEO (TAMAT)
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
Rindu

Maaf.." Hanya kata itu yang bisa Dimas ucapkan Rindu pun hanya diam, dia tidak mau bicara sama sekali dengan cowok jangkung yang duduk di sebelah nya ini "Maaf in gue, gue... gue.. engga sengaja" Dimas mulai menunjukkan wajah sendu nya, penuh rasa bersalah yang mendalam Rindu menutup telinga dengan kedua tangan nya sambil menundukkan kepala ke bawah Sama sekali tidak mau mendengar apa-apa lagi, rindu merasa jijik dan merasa kotor jika dekat Dimas saat ini, rasa trauma itu terus mengguncang jiwa nya "Lo kenapa?" Tak ada sahutan apa-apa dari rindu, hingga tiba-tiba tubuh rindu jatuh lemas menghantam bagian depan mobil Dimas pun kaget dan langsung menepikan mobil nya "Hey .. lo kenapa?" Dimas menepuk-nepuk pipi rindu pelan berusaha menyadarkan rindu yang tiba-tiba pingsan "Rindu" {banyak konflik yang terus bergulir, rindu pun bertemu dengan seorang laki-laki selain dimas yang tiba-tiba hadir dalam hari-hari nya. Mampukah rindu meraih kebahagiaan nya?????}

More details
WpActionLinkContent Guidelines