SMARA DALAM BAYANG

SMARA DALAM BAYANG

  • WpView
    Membaca 842
  • WpVote
    Vote 57
  • WpPart
    Bab 16
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Mar 3, 2026
Liburan biasa berubah menjadi awal dari mimpi buruk yang nyata bagi Asha Dayana Greesa, siswi kelas 12 SMK. semuanya berubah ketika ia nekat menginjakkan kaki ke sebuah situs kuno yang sejak kecil dilarang oleh orangtuanya-tanpa tahu bahwa tempat itu menyimpan gerbang menuju masa lalu. Kini, ia terperangkap di abad ke-14. Di tanah asing bernama Majapahit. Dikelilingi teka-teki leluhur, konflik kerajaan, dan sosok-sosok yang terasa terlalu familiar, Asha harus mencari jalan pulang... sebelum masa lalu menjadikannya bagian dari sejarah yang tak pernah ia kenal.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#21
wilwatikta
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • surat tentang candra
  • Cinta Untuk Sri Rajasanagara
  • LANGIT MAJAPAHIT
  • Jalan-jalan ke Majapahit
  • Prahara Cinta (Selesai ✓)
  • Time Travel : Majapahit Empire [TERBIT]
  • Rana: Dari Balik Dinding Istana
  • Lintang Di Langit Majapahit [END]
  • Jejak Waktu
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai

Hanya ada satu hal yang dia inginkan saat ini, yakni menghentikan suara-suara yang terus muncul di telinganya. Suara yang sejak 4 tahun lalu sempat berhenti terdengar, kini kembali menggema. Mengganggu segala rutinitas yang sudah ia coba bangun kembali, agar tampak hidup seperti manusia normal lainnya "tolong berhenti....ini terlalu berisik, tolong.... kamu menyakitiku" lirihnya sambil bersimpuh di depan candi Bajang ratu. Candi yg katanya bisa membawa sial bagi siapapun yg terlalu lama berada disekitarnya. Mungkin memang benar, sebab segala gangguan suara itu, bermula sejak kunjungan pertamanya kesana "aku mohon...." lirihnya sekali lagi "maafkan aku Nirmala" "berhentilah...." lirihnya untuk terakhir kali

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan