DIA YANG KU SIMPAN DALAM DOA

DIA YANG KU SIMPAN DALAM DOA

  • WpView
    LECTURAS 62
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 16
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, may 18, 2025
Prolog - Dia yang Kusimpan dalam Doa Bertemu seseorang dari dunia maya-dari ruang yang tak berbentuk, tanpa suara, tanpa tatap mata-siapa sangka bisa membawaku sejauh ini? Aku pikir awalnya hanya pertemanan singkat. Tapi ternyata, di balik percakapan yang sederhana, aku menemukan seseorang yang diam-diam menumbuhkan harapan. Bukan karena rayuan atau gombalan, tapi karena caranya menjaga. Karena sikapnya yang penuh iman dan ketulusan. Namanya Handrian. Pertemuan kami bukan di dunia nyata. Tapi perasaan ini... nyata. Sangat nyata. Dia mengajarkanku bahwa cinta tidak selalu harus memiliki status. Tidak semua cinta harus diumbar. Kadang, cinta yang paling murni adalah yang disimpan rapi dalam doa, bukan diumbar dalam genggaman. Aku belajar mencintai tanpa melanggar batas. Belajar menahan diri, bukan karena tak mampu, tapi karena ingin cinta ini diridhai oleh Tuhan. Tapi di tengah perjalanan yang begitu indah, aku harus menerima kenyataan: dia pergi. Bukan karena memilih meninggalkan, tapi karena harus menunaikan tanggung jawabnya-melanjutkan pendidikan di pondok pesantren. Dan sejak saat itu, aku menyimpan dia dalam doa. Tak ada kabar, tak ada pesan. Hanya kenangan, dan harapan yang kutitipkan pada Tuhan. Karena aku percaya, jika dia memang takdirku... maka sebesar apapun jaraknya, Allah akan kembalikan dia padaku. Dengan cara yang paling indah.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • "Rindu yang Tak Bisa Kukirim: Cerita Ulan Tentang Ilan [On Going]
  • Bersama Cahaya Bintang (✔)
  • 𝐀𝐁𝐎𝐔𝐓 𝐈𝐌𝐀𝐌 (ON GOING)
  • Di Sepertiga Malamku
  • di akhir perang
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • Ketukan Takdir
  • Hidup di Dalam Bayangan
  • Cinta Diam Dalam Doa

Prolog Aku Ulan. Dan ini bukan sekadar cerita tentang jarak-tapi tentang rindu yang tak bisa disampaikan, doa yang tak bisa langsung dijawab, dan cinta yang tetap diam, meski dunia tak mempertemukan kami setiap hari. Ilan bukan seseorang yang bisa aku hubungi kapan saja. Dia bukan laki-laki yang bisa aku chat tengah malam hanya untuk bilang "kangen." Dia adalah seseorang yang sedang belajar di tempat suci, jauh dari dunia digital, jauh dari hiruk pikuk, bahkan jauh dariku. Tapi entah kenapa... aku masih percaya, meski tak bisa saling menyapa, kami saling menjaga. Meski tak bisa saling bertanya, kami sama-sama berjuang. Dan meski tak bisa saling tahu kabar, rindu kami tetap tumbuh... dalam diam.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido