Story cover for Preman Tengil by Ayaa_Lv
Preman Tengil
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published May 15, 2025
Mature
Udin bukan anak siapa-siapa. Dipungut dari bak sampah, dibesarkan oleh mantan germo dan banci ngamen, tumbuh di tengah pasar, karaoke, dan kampung sempit penuh gosip. Tapi dari sanalah ia belajar tentang cinta, harga diri, dan cara bertahan hidup tanpa harus selalu waras. PREMAN TENGIL adalah cerita tentang hidup yang tidak harum seperti kopi, tapi tetap diseruput dengan segala pahit dan manisnya.
All Rights Reserved
Sign up to add Preman Tengil to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Renjana [COMPLETED] by skyaksa
36 parts Complete
Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021
𝐃𝐔𝐀 𝐖𝐀𝐉𝐀𝐇 𝐒𝐀𝐓𝐔 𝐍𝐘𝐀𝐖𝐀 by SitiRodiah847
43 parts Ongoing
> "𝙈𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧 𝙠𝙚𝙢𝙗𝙖𝙧, 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙩𝙖𝙠𝙙𝙞𝙧 𝙗𝙞𝙠𝙞𝙣 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙙𝙪𝙖 𝙙𝙪𝙣𝙞𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙨𝙖𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙥𝙖. 𝙎𝙖𝙩𝙪 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙢𝙚𝙬𝙖𝙝, 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙨𝙪𝙨𝙖𝙝. 𝙏𝙖𝙥𝙞 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙪𝙗𝙖𝙝... 𝙨𝙚𝙟𝙖𝙠 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙣𝙮𝙖𝙬𝙖 𝙙𝙞𝙧𝙚𝙣𝙜𝙜𝙪𝙩 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙘𝙖𝙧𝙖 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙢." Devon dan Devan, kembar identik yang dipisahkan sejak bayi karena perceraian orang tuanya. Devon tumbuh di kehidupan glamor bareng bokapnya yang tajir melintir dan punya istri muda yang seksi tapi misterius. Hidupnya kayak drama anak sultan: bad boy, ganteng maksimal, populer, punya geng keren (Reno si dingin sarkas dan Demian si tengil ngeselin), dan tiap ngunyah permen karet kayak bintang iklan. Tapi beda cerita sama Devan. Dia anak rumahan, kutu buku, penurut, hidup bareng ibunya di rumah sederhana, temen cuma dua: Denis si gendut baik hati dan Darma si gagap. Devan dijadiin budak di sekolah, disiksa geng bully kejam yang dipimpin Rangga, Renzo, Rony, Risda, dan Helda. Tapi di balik senyum lemahnya, Devan nyimpen sesuatu: 𝗿𝗮𝗵𝗮𝘀𝗶𝗮 𝗯𝗲𝘀𝗮𝗿 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗻𝗴𝗲𝗴𝘂𝗻𝗰𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗲𝗸𝗼𝗹𝗮𝗵... 𝗯𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗹𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗷𝗮𝘂𝗵 𝗹𝗮𝗴𝗶. Sampai suatu hari... Devan 𝗱𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝘁𝗲𝘄𝗮𝘀 𝘁𝗿𝗮𝗴𝗶𝘀. Terjatuh dari lantai empat sekolah. Polisi bilang itu bunuh diri. Tapi Devon gak percaya. Dia ngerasa ada yang salah. Dan untuk pertama kalinya, sang badboy turun gunung. Devon memutuskan menyamar jadi Devan di sekolah lama
You may also like
Slide 1 of 7
[BUKAN] Couple Goals 2 cover
Renjana [COMPLETED] cover
Gardenia | END cover
Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓ cover
Berawal dari Amanah Ibu Berakhir menjadi Prinsip Hidupku cover
𝐃𝐔𝐀 𝐖𝐀𝐉𝐀𝐇 𝐒𝐀𝐓𝐔 𝐍𝐘𝐀𝐖𝐀 cover
SINDROM KANDAS MENAHUN [Akan Terbit] cover

[BUKAN] Couple Goals 2

61 parts Complete

Sequel [Bukan] Couple Goals "Lo kenapa sih marah-marah mulu?" "Hormon" "Hello, lo tiap hari marah-marah, itu haid apa pendarahan?" Seru Geri pelan Gea nyengir "Lo kan tau, gue sambil berak aja bisa kerja" "Bukan berak, tapi pup" koreksi Geri "Apa bedanya? Sama-sama keluar tai" "Beda" "Ya apaaaa?" Desah Gea malas. "Diantara, berak, beol, sama eek, pup lebih sopan dan halus diantara ketiganya. Faces yang keluar dari pantat lo itu bentuknya sempurna, senyap, gak bersuara, keluarnya mulus, dan baunya masih ditahap sopan" "Dan berak?" "Itu bentuk paling sempurna dari buang air besar. Biasanya itu terjadi kalo lo nahan berak lama banget dan udah gak tahan. Faces yang bakal lo keluarin juga gak karuan bentukannya. Suaranya biasanya berisik, kayak, brat-brot-brat-brot. Dan baunya jangan dikata. Udah kayak bantar gebang"