Hug Me To Ease My Pain

Hug Me To Ease My Pain

  • WpView
    Reads 758
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 15, 2025
"Dek, tolong hidup lebih lama lagi, ya? Abang udah nggak punya alasan buat hidup bahagia selain hadirnya kamu di sisi Abang." "Aku usahakan, asalkan Abang jangan tinggalin aku. Aku nggak bisa tanpa Abang, Abang adalah satu-satunya alasan untuk aku bertahan, terus peluk raga rapuh ini, ya, Bang." Gian memiliki tubuh yang sangat rapuh; yang bisa kapan saja rusak jika di sentuh. Meski tubuhnya sudah merasakan lelah dan sakit yang amat luar biasa, tapi Gian memiliki Abang yang membuatnya lupa seketika dengan rasa sakitnya-Mahen namanya. Lalu, bagaimana dengan seterusnya? Apakah Gian akan tetap bertahan di tengah kondisi tubuhnya yang kian melemah?
All Rights Reserved
#263
mahen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Rasa
  • LyorArdhan
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • I WISH bahagia bersama orang-orang yang kusayang
  • 180 Days
  • LUKA PUNYA CERITA
  • Minus
  • "Jiwa Tanpa Titik Pulang" ⚕︎Gin Geheboi⚕︎ TNF/TNMC ❦
  • Serpihan Hangat

"Setiap pengalaman akan membuatmu tumbuh, dan setiap penyesalan akan membawamu pada ruang keikhlasan." "Semua anak itu punya rasa sakitnya masing-masing. Entah itu abang, aa, atau adik. Jadi, urang nggak mau ngeluh di sini." Apa itu perasaan tidak adil? Aksa sebagai anak tengah, terkadang sering merasakan kesenjangan kasih sayang. Entah dari orang tuanya, atau dari kakaknya sendiri. Aksa selalu menuntut untuk mereka memahami dirinya tanpa mau menceritakan apapun perihal masalahnya. Mau gimana mereka memahami jika satu pihaknya saja berusaha menutup diri? Sampai akhirnya, perselisihan itu membawa Aksa untuk bercerita pada seseorang, yaitu seorang gadis penyuka tulisan. Yang menyadarkannya untuk bisa melihat situasi dari berbagai sudut pandang sebelum menyimpulkan. Bisakah, ia tumbuh lebih baik dari situ? Atau justru perasaanya itu yang ikut tumbuh? Begitulah, Aksara Rasanya Aksa tertuang melalui perantara seorang gadis. © copyright 2024 nansaiii

More details
WpActionLinkContent Guidelines