YANG TERSISIH BUKAN YANG TERKASIH

YANG TERSISIH BUKAN YANG TERKASIH

  • WpView
    Reads 181
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing51m
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 15, 2025
Pernahkah kamu merasa terkhianati oleh orang-orang terdekat? Merasa cinta yang tulus berbalas luka? Novel "Yang Tersisih Bukan Yang Terkasih" akan membawamu dalam perjalanan emosional seorang wanita bernama Karin, yang harus menghadapi pahitnya dikhianati keluarga dan kekasihnya. Namun, di tengah badai kehidupan, cinta sejati datang menghampiri dengan cara yang tak terduga. Cinta yang Tumbuh di Antara Luka Karin adalah sosok wanita kuat yang rela berkorban demi keluarganya. Namun, pengorbanannya tak dihargai, bahkan ia harus menerima kenyataan pahit dikhianati oleh kekasihnya yang memilih wanita lain. Di saat terpuruk, takdir mempertemukannya dengan seorang pria yang awalnya tampak dingin, Tuan Hamura. "Menikahlah denganku!" Ucapan Tuan Hamura yang tiba-tiba itu mengubah segalanya. Awalnya, pernikahan itu hanya sebuah rencana untuk membalas rasa sakit hati. Namun, seiring berjalannya waktu, benih-benih cinta mulai tumbuh di antara Karin dan Tuan Hamura.
All Rights Reserved
#632
rumah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • C | Senja Terakhir Kita
  • Antara Dua Dunia: Kisah Cinta Kita
  • Naskah Yang Tidak Pernah Usai
  • Cinta Tak Harus Memiliki
  • My Perfect Husband
  • Beneath His Gentle Lies [OG]
  • Jangan Berpaling Dariku
  • Lelaki Itu Takdirku

Senja merah jingga menelan langit, tapi Aryan tak sanggup menatapnya. Helena berdiri di tepi balkoni, wajahnya berseri walau tubuhnya kelihatan lemah. "Ary, nanti... kita tengok senja dekat pantai, nak?" suara Helena lirih, cuba kedengaran biasa. Aryan tersengih kecil, menolak dengan nada ringan. "Kau tu sakit, El. Tak payah mengada." Helena mencebik, tapi hatinya bergetar. Dia cuba seloroh, "Kalau ni permintaan terakhir saya, macam mana?" Aryan tersentak, menoleh. "Apa kau cakap ni? Kita bukannya takkan jumpa dah." Diam. Helena menunduk, menahan kaca di matanya daripada tumpah. Dia tersenyum tipis, walau dalam dadanya ada jurang yang tak mampu dijelaskan. Aryan mengusap belakang tengkuk, cuba meredakan suasana. "Kau sihat cepat. Lepas tu baru kita plan tengok senja dekat tepi pantai." Suaranya bersahaja, seolah-olah esok pasti ada. Helena hanya mengangguk. "Kalau awak tahu... Senja di tepi pantai tu... satu-satunya yang tertinggal dalam bucket list saya... Saya cuma nak awak ada sekali. Bukan nanti. Tapi sekarang. Sembuh? Tu cuma dalam cerita fantasi je," hatinya berdesis, meluahkan kata yang tidak mampu meniti di bibirnya. Dia mendongak, menatap langit yang semakin jingga. Senja kali ini terasa lebih dekat, lebih berat, seakan-akan langit sendiri tahu rahsia yang belum pernah terucap. Start: 1st September 2025 End: 22nd September 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines