I WAS THE QUIET

I WAS THE QUIET

  • WpView
    LECTURAS 311
  • WpVote
    Votos 127
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 29, 2025
Menjadi anak ketiga dari lima bersaudara tidak pernah terasa seperti memiliki tempat yang pasti. Kakakku selalu jadi kebanggaan. Adikku selalu jadi pusat perhatian. Aku? Aku hanya berada di tengah, di sela-sela suara mereka, di antara harapan yang tidak pernah disebutkan namaku. Aku tumbuh dengan senyap, belajar mengerti tanpa diajarkan, belajar kuat tanpa dipedulikan. Tapi diam bukan berarti tidak merasa. Dan terlupakan bukan berarti tidak ada. Ini bukan hanya tentang menjadi anak tengah. Mungkin ini juga tentang kamu.
Todos los derechos reservados
#41
keberanian
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • A R S E A N A
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Hazen: 2018
  • Yang Hilang (SELESAI)
  • RAGU : THE SECRET STORY
  • Behind the Silence
  • Badai, Kapan Berlalu?
  • Cerita yang Tertinggal di Dalam Ingatan

••• Tentang Arseana yang sudah mati namun menemukan dirinya yang lain masih hidup di dimensi berbeda dengan kisah hidup yang masih sama. Entah kenapa dirinya disini sudah mempunyai anak dan istri, keluarga nya sendiri yang dia pikir hanya impian yang takkan pernah menjadi kenyataan. Tapi.. Takdir menyiapkan skenario berbeda dari harapannya, ke tiga anaknya membencinya. Benci karena sikap nya yang datar dan tidak berperasaan yang seolah memaksa mereka menjadi sosok sepertinya dan itu dimulai saat ibu mereka tiada. Cerita ini bukan hanya cerita Sean dengan segala masa lalunya tapi cerita Sean mendapatkan hati anak-anak nya kembali. Di dalamnya ada cerita persahabatan juga kekompakan taruna memecahkan misteri. Ada juga, cerita betapa konyolnya remaja SMA menjalani hari. Konfliknya? Mereka yang tak pernah membiarkan Sean pergi! ••• "Kau adalah aku. Dan. Aku adalah kau." "Tidak. Kau adalah kau. Dan aku adalah aku." ••• "Jangan berbicara. Seolah kau. Peduli!"-Alderic "Kau yang dulu tiada bersama ibu!."-Leandric "Jauhi adik adik saya! Tuan Sean."-Keandric ••• Itu yang cuma liat prolog aja ga baca cerita ini cukup tau sih 😠🫵

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido