Dulu, Kinan hanya bisa mencintai Arka dalam diam. Ia tidak pernah berani mendekat-cukup baginya melihat dari kejauhan, menyimpan rasa tanpa harap. Setelah bertahun-tahun berlalu, mereka tak pernah lagi bersinggungan, seolah semesta sengaja memisahkan. Hingga suatu hari, takdir mempertemukan mereka kembali-di sebuah kedai kopi kecil milik Kinan.
Ia pikir perasaannya telah lama mati. Tapi ternyata, yang terkubur tidak selalu hilang.
Dan Arka... hanya mengingatnya sebagai seseorang yang pernah hadir, tanpa benar-benar dikenali.
Ini bukan kisah cinta yang menuntut balasan. Ini tentang menerima, tentang melepaskan, dan tentang belajar mencintai diri sendiri setelah semua yang tidak jadi.
"Yang Kupendam, Yang Kukubur, Yang Kulepas" adalah kisah tentang perasaan yang tak pernah punya ruang, dan keberanian untuk tidak lagi menunggu tempat itu ada.
Tutti i diritti riservati