Yang Kupendam, Yang Kukubur, Yang Kulepas

Yang Kupendam, Yang Kukubur, Yang Kulepas

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Wed, May 28, 2025
Dulu, Kinan hanya bisa mencintai Arka dalam diam. Ia tidak pernah berani mendekat-cukup baginya melihat dari kejauhan, menyimpan rasa tanpa harap. Setelah bertahun-tahun berlalu, mereka tak pernah lagi bersinggungan, seolah semesta sengaja memisahkan. Hingga suatu hari, takdir mempertemukan mereka kembali-di sebuah kedai kopi kecil milik Kinan. Ia pikir perasaannya telah lama mati. Tapi ternyata, yang terkubur tidak selalu hilang. Dan Arka... hanya mengingatnya sebagai seseorang yang pernah hadir, tanpa benar-benar dikenali. Ini bukan kisah cinta yang menuntut balasan. Ini tentang menerima, tentang melepaskan, dan tentang belajar mencintai diri sendiri setelah semua yang tidak jadi. "Yang Kupendam, Yang Kukubur, Yang Kulepas" adalah kisah tentang perasaan yang tak pernah punya ruang, dan keberanian untuk tidak lagi menunggu tempat itu ada.
All Rights Reserved
#877
comingofage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kapal Tanpa Nakhoda | Selesai
  • Mimpi Itu Jauh
  • If I Had to Choose
  • LOVE DELAYED AMIDST OBSTACLES AND COURAGE
  • Puzzle Hidup [END]
  • Sketsa Rasa
  • A Wish From The Past
  • Di Kota Tempat Kamu Berada

Mengemudikan kapal ternyata sangat susah, jika tidak ada nakhoda. *** Berawal dari sebuah tragedi kecelakaan, Sara harus berpisah dengan laki-laki yang dia cintai. Memori indah yang telah lama diukir bersama, hilang dalam sekejap lalu digantikan dengan banyak kepalsuan. Sara harus menyingkirkan sejenak, demi menjaga ikatan. Bersama tiga buah hatinya, dia berkelana di dalam kehidupan yang tak ubahnya seperti lautan penuh ombak. Rintangan, sakit dan tangis, semua dilalui bersama sambil menunggu kebahagiaannya datang kembali. Akankah bisa datang kembali? Atau ... hanya tinggal memori? ©Melinbe ©2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines