The Legend Of Sky Falling

The Legend Of Sky Falling

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sun, May 18, 2025
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Alea yang awalnya hanya seorang gadis desa yang biasa saja,tiba-tiba mendapatkan warisan kekuatan petir dari sang dewa kuno yang telah gugur 3 abad yang lalu akibat pertarungan sengit dari ke dua makhluk surgawi itu. Kekuatan yang di wariskan bukan hanya sekedar pemberian semata, Masa depan alea sudah di tentukan oleh garis takdir yang dimana alea harus memikul beban,memberi jawaban dan membawa harapan. Akankah Alea sanggup melawan ego dan hawa nafsunya untuk membawa dunia ini ke masa depan yang di penuhi harapan?
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Past Keeper : Naserin Dante
  • Putri dari bawah awan
  • Echoes of the Forgotten Time
  • JEJAK DI ANTARA WAKTU
  • Langkah Aruna Ke Negeri Awan
  • SALBIRA
  • PRINCESS ELARA [END]
  • Eldora's Last Night [End]

Berhari-hari aku berakhir di Dermaga Lama karena salah naik bus untuk pulang. Berkali-kali aku berakhir di tempat yang aku tidak inginkan. Tempat di mana berdiri patung seorang pahlawan tempat aku tinggal sekarang. Malasan namanya. Seorang perompak terkenal yang dipuja-puja seluruh warga. Seorang perompak gila yang dihapus catatan kriminalnya dan dijadikan pahlawan karena membantu kerajaan yang memerintah dahulu kala untuk menghalau pasukan laut kerajaan seberang. Bahkan ketika aku selesai membaca buku riwayat hidupnya yang aku dapat di perpustakaan, aku masih tidak menemukan kenapa orang-orang memujanya. Wanita di balik meja memandangku sebentar lalu tersenyum. "Bagaimana Malasan?" "Tidak tahu." Jawabku sambil mendelikkan bahu. "Saya tidak kenal." Senyum wanita itu semakin lebar sambil melirikku dari balik kaca matanya. "Kau akan jatuh cinta pada Malasan." Tiga hari berturut-turut aku kembali berakhir di Dermaga Lama. Apakah aku salah naik bus saat transit? Berdiri dengan sebelah tangan di pinggang dan sebelah lagi memegang gelas jeruk, aku memandang patung Malasan. Kepalaku mendongak melawan sinar matahari untuk menantang tatapan Malasan dengan ekpresi percaya dirinya itu. Tidak butuh lima menit ketika aku mulai mendengar suara dengungan di telingaku. "Aku menyerah." Kataku. "Aku tidak tahu apa yang kamu inginkan hingga berkali-kali kamu bawa aku ke tempat ini. Sudah cukup, aku menyerah padamu." . Naserin harus pindah dari kota metropolitan besar ke suatu kota kecil di ujung negaranya. 'Kecelakaan' yang terjadi di tempat kerja lamanya membuat Serin harus beradaptasi dengan lingkungan hidup dan tempat kerja yang baru. Bisakah Serin beradaptasi dengan lingkungan yang berbanding terbalik dengan tempat dia hidup dan dibesarkan sebelumnya? Ataukah Serin harus menghadapi sesuatu yang lebih dari yang pernah dia bayangkan? Jatuh cinta pada Malasan misalnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines