saat kau tak lagi pulang

saat kau tak lagi pulang

  • WpView
    LECTURAS 320
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 22, 2025
WpInfo
Fanfic
The Untamed
terpandang, hidup dalam limpahan kemewahan dan ego. Namun segalanya berubah saat ia dipaksa menikah dengan Wang Yibo-pria sederhana dengan kekurangan fisik: sulit berbicara, pendiam, dan bukan siapa-siapa di mata keluarganya. Bagi Zhan, pernikahan ini adalah kutukan. Hari-harinya ia habiskan dengan dingin, hinaan, dan penolakan demi penolakan pada Yibo, pria yang hanya bisa mencintainya dengan diam, dengan tindakan kecil, dan ketulusan yang tak pernah diminta.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Chance (YIZHAN/END 🦁🐰)
  • [BL] Happy Wedding  [Yizhan] [END]✓
  • This Kind Of Our Arranged Marriage [ONESHOT]
  • Pembunuh Cahaya
  • MASTER ON THE BED
  • Benci Jadi Cinta (END)
  • Catch Me If You Can
  • Painful Love [END]

Menjalani pernikahan kontrak yang begitu menyedihkan. Pemuda bernama Xiao Zhan itu hanya ingin kebebasan. awalnya dia mencintai lelaki itu, bahkan dia tidak masalah jika harus menikahi pria yang sama sekali tidak mencintainya itu. Tetapi suaminya Wang Yibo adalah orang yang kasar dan dingin. Dia akan memukulnya setiap malam ketika dia mabuk. perasaan pemuda itu yang awalnya mencintai kini menjadi kosong seolah rasa itu hilang begitu saja. tidak peduli seberapa lama dia hidup dengan pria itu, perasaan itu perlahan hilang dengan sendirinya. ketika suaminya itu hendak menikah lagi dengan saudara kembarnya, sesuatu yang buruk terjadi. tepat di hari pernikahan mereka, xiao Zhan kehilangan nyawanya. tetapi begitu dia bangun, dia terkejut mendapati dirinya berada dalam tubuh saudara kembarnya itu. "apa ini? bukankah aku sudah mati? apa ini mimpi?" "zhanzhan, kaukah itu"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido