Senandung Pohon Tua {END}

Senandung Pohon Tua {END}

  • WpView
    LETTURE 307
  • WpVote
    Voti 92
  • WpPart
    Parti 22
WpMetadataReadCompleta ven, mag 16, 2025
"Senandung Pohon Tua" Di sebuah desa yang terlupakan waktu, berdiri pohon tua yang tak pernah tumbang meski dilanda badai dan usia. Pohon itu menyimpan bisikan-sebuah nyanyian yang hanya bisa didengar oleh hati yang sepi. Seorang anak kecil, tersesat di antara batas nyata dan keajaiban, menemukan bahwa tak semua yang diam itu mati, dan tak semua yang tua itu usang. Di bawah rindangnya daun dan akar yang menjalar seperti ingatan, kisah pun dimulai-kisah tentang kehilangan, kesetiaan, dan suara-suara yang tak pernah berhenti memanggil. Senandung Pohon Tua adalah dongeng yang menjelma menjadi renungan. Tentang luka yang dipeluk alam. Tentang suara yang menggema dari masa lalu. Dan Tentang harapan yang tumbuh di tempat paling sunyi.
Tutti i diritti riservati
#11
ceritapuitis
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • Lightshadow
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Mystic Reveries: Chronicles of the Soul's Journey
  • Tolong, Aku Masih di Sini
  • Dfoll's [✓]
  • Promise
  • SEMESTA
  • Keluarga di Ujung Senja
  • »The Love Behind Secrets!

"Ada napas yang tertinggal di masa lalu. Larasati hanya perlu mendengarkannya." Larasati selalu merasa asing di dunia yang ia pijak-seperti ia pernah hidup di tempat yang berbeda, pada waktu yang tak bisa dijelaskan. Dalam diamnya, ia menyalakan lilin... dan dari nyala itu, masa lalu mulai berbicara. Suara-suara dari kehidupan sebelumnya datang perlahan: tentang seorang tabib wanita yang merawat bayi dan jiwa manusia, tentang putri seorang Tumenggung yang tak pernah dikenang sejarah, dan tentang lelaki bernama Raka yang jiwanya terasa begitu akrab. Saat ingatan mulai terungkap satu demi satu, Larasati harus memilih: melupakan semuanya... atau mengikuti bisikan yang menuntunnya pulang. Larasati: "Raka, aku merasa ada yang lebih dari sekadar lilin ini. Sepertinya, mereka membawa sesuatu yang lebih dalam... sesuatu dari masa lalu." Raka: "Aku merasakannya juga. Seperti kita pernah terhubung, meski kita tidak tahu bagaimana."

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti