We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kenangan Game dan Nama yang Masih Kusimpan

Kenangan Game dan Nama yang Masih Kusimpan

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 11, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ria tak pernah menyangka tahun terakhir di SD akan membawanya pada perasaan yang sulit dilupakan. Duduk sebangku dengan bani-teman sekelas yang aktif, ceria, dan jago voli-membuat hari-hari biasa terasa berbeda. Dari pelajaran olahraga yang awalnya membingungkan, Dani mengajarinya bermain voli, dan dari situ pula perasaan mulai tumbuh diam-diam. Pandemi memisahkan pertemuan mereka secara langsung, tapi menyatukan lewat chat WhatsApp. Dari sekadar tanya PR, jadi obrolan panjang setiap malam. Dani bahkan mengajari Ria bermain Mobile Legends-dunia virtual yang jadi ruang nyaman baru mereka. Sampai akhirnya Dani menyatakan cinta, dan mereka pun berpacaran, walau hanya lewat layar. Namun, hubungan yang manis tak selalu bertahan lama. Dani mulai berubah. Ria merasa asing dengan sikapnya. Hingga suatu hari, ia memutuskan hubungan itu... tanpa benar-benar ingin. Sekarang, Dani menghilang. Ria hanya bisa mengenang percakapan lama dan memantau akun sosmed Dani yang sudah lama tidak aktif. Ia tak tahu harus mencarinya ke mana. Yang ia tahu, Bani adalah cinta pertamanya-yang tumbuh di antara net voli dan layar handphone, dan hilang tanpa sempat mengucap selamat tinggal.
All Rights Reserved
#2
remajamuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Belum Selesai
  • Antagonis 2 (END)
  • Nada - nada Raka (Complete)
  •  First Love Again
  • Indah pada waktunya☆
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  •             Between Me You And Her
  • KKM (Kamu, Kita, Mereka)

Raden, 21 tahun. Konten kreator. Jomblo. Merantau sendirian. Dan entah kenapa, satu nama dari masa lalu masih terus menghantui pikirannya: Nasya. Mereka cuma saling tatap beberapa kali. Cuma tiga hari ngobrol sebelum akhirnya Nasya pergi. Tapi sejak itu, dunia Raden berubah. Cinta pertama datang terlalu cepat, terlalu singkat, dan terlalu membekas. Bertahun-tahun berlalu, Raden mencoba move on. Menulis, kerja, tertawa, bahkan jatuh cinta lagi-tapi hati kecilnya tetap menoleh ke belakang. Hingga suatu hari, ketika semuanya terlihat baik-baik saja... pesan itu datang. Dan Raden sadar: beberapa hal memang belum selesai, dan mungkin tidak akan pernah. Ini bukan sekadar cerita cinta. Ini tentang kehilangan, penyesalan, dan kenangan yang tak pernah benar-benar pergi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines