Off The Track

Off The Track

  • WpView
    MGA BUMASA 15
  • WpVote
    Mga Boto 1
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Jun 12, 2025
Tujuh tahun lalu, dunia Layra runtuh dalam sekejap, dalam jeritan malam dan bayang luka yang tak kunjung sembuh. Kini, luka lama kembali mengetuk, menyamar dalam tubuh sahabatnya yang tergeletak bersimbah darah, seolah kalah oleh sesuatu yang tak kasat mata. Tak ada pelaku, tak ada alasan. Hanya satu bisikan yang mengendap di dinding sekolah. "Kutukan itu kembali..." Lima tahun, lima nyawa, lima nama. Dulu hanya mitos yang Layra tertawakan, kini semuanya berbalik seolah menatap Layra dengan mata dendam penuh kemenangan. Dan ketika sahabatnya menjadi korban, Layra sadar, ini bukan dongeng, atau cerita horor dalam lakonan, Ini jelas sebuah peringatan. Bisakah ia mengungkap kebenaran di balik kutukan? Atau justru menjadi nama berikutnya yang harus dikorbankan? By Laiyha
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • To the Happy Ending✓
  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati
  • ROSEYANA [✓]
  • Midwest Princess
  • Monster Ruang 00;00
  • MY ADORABLE NEIGHBOR
  • INDIGO 2 ✓
  • Mirror Of Me
  • setangkai mawar di musim dingin
  • VeeNara

Ketika kematian menjemputmu setiap saat, keinginan terbesar dalam hidup Zata adalah setidaknya sekali saja, sekali saja dia ingin mati dengan tenang! Kenapa ia selalu berakhir tragis dan menyedihkan seperti ini?! Dari mati sebagai gelandangan tunawisma di gang sempit, kelaparan sampai malaria, prajurit yang gugur di medan perang, dituduh penyihir sampai hukuman gantung, hampir semua jenis kematian sudah dirasakan oleh Zata. Dia sendiri bahkan terheran-heran bagaimana ia bisa terus menerus mengulang kehidupan dan kematian bagai lingkaran looping yang terus berputar, menjebaknya. Ketika akhirnya ia merasa bosan oleh kehidupan yang terus berulang ini, Zata menumbuhkan satu kebiasaan buruk yang bahkan ia sendiri tidak sadari yaitu, "Ah sudahlah, pada akhirnya aku akan mati lagi!" Begitulah yang sekiranya ia pikirkan sehingga sekarang baginya nyawa bukanlah sesuatu yang berharga lagi. Dia kerap mati konyol dalam insiden-insiden yang sebenarnya bisa ia cegah, hindari, atau malah atasi. Namun pada satu malam, di kehidupan yang entah ke berapa sekarang, di mana di kehidupan ini ia merupakan seorang pedagang kain, bersama para pedagang lainnya Zata berbaur dengan kalangan bangsawan yang tertarik dengan barang mereka. Di satu malam yang cukup mencekam, di pesta yang seharusnya meriah penuh suka tawa, sebuah pemberontakan, kudeta terjadi.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman