My Moooo and Manisku

My Moooo and Manisku

  • WpView
    Reads 308
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 27, 2025
Juan dan Joya bertemu tanpa sengaja saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Awalnya, hanya sebuah pendekatan dan pengungkapan biasa saja. Kini, perlahan membawa mereka semakin dekat. Dibalik tingkah laku mereka yang lucu dan romantis walau ribut setiap saat, ada sesuatu yang membuat mereka harus berpikir dua kali sebelum terus bersama. Bagaimana kehidupan Juan dan Joya setelah ini? Bagaimana realita mereka bersama menghadapi 'sesuatu' yang dimaksud itu? Kisah mereka menjadi perjalanan manis-pahit tentang cinta pertama, kedewasaan, dan keberanian untuk mempertahankan satu sama lain yang berarti.
All Rights Reserved
#26
sojunghwan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Complete (END)
  • Twins | Jihoon & Junkyu
  • Different Page [Complete]
  • -KAKA KELAS- |SungRen
  • Kak Jovi | Jungwoo ✓
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Erlangga
  • Dari jendela smp season 2
  • Kocak Tapi Isekai
  • Jejak Rasa [TAMAT]

"Ya, kau tidak punya mata? Lihat, buku ku jadi kotor!" Sosok yang sedang membersihkan seragamnya tersentak kaget mendengar pekikan tersebut. Matanya berkedip tidak percaya. Heol, jelas-jelas dia yang korban disini. Mengapa jadi dia yang di salahkan? Memberanikan diri, dengan perlahan dia menatap gadis bertopi di hadapannya itu. Seketika gadis berseragam sekolah itu menelan salivanya susah payah mendapati tatapan tajam di balik kacamata hitam tersebut, seakan siap menerkamnya saat ini juga. "J-jongsahamnida. Nde, aku yang salah," Yeri membungkuk dalam. Hanya cara ini yang terpikirkan olehnya. Yap. Gadis itu adalah Yeri baru saja pulang sekolah. Dia memutuskan untuk membeli minuman susu di tempat favoritnya sebelum pulang ke rumah. Tapi malah berakhir seperti ini. Joohyun menggeram kesal sambil melepas kacamatanya, mencoba menahan amarahnya yang siap meledak. "Aish, bisa-bisanya kau membuat ku kesal seperti ini," Hari pertamanya di kota kelahirannya saja sudah di sambut dengan hal seperti ini. Bagaimana kedepannya nanti?

More details
WpActionLinkContent Guidelines