Poppy Flower

Poppy Flower

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 25, 2025
Sebelum membaca cerita ini, pastikan kamu telah menyelami Catatan Hari di Sekolah Biasa dan kumpulan cerpen Suara Hati Adelfa, agar perjalanan ini utuh dan tidak terasa asing. Ini adalah kisah tentang Poppy Adelfa Yulendra, gadis berkursi roda yang tak pernah benar-benar duduk diam karena pikirannya menjelajah lebih jauh dari peta mana pun yang bisa digambar manusia. Ia tidak rusak. Hanya melihat semesta dengan warna yang tidak dijual di toko cat, menyebut bayangan sebagai sahabat dan menamai sepi sebagai suara yang paling jujur. Di sampingnya, selalu ada Elfa. Bukan sosok yang bisa disentuh, tapi justru yang paling nyata saat dunia terasa palsu. Elfa adalah luka yang tidak dibenci, teman yang muncul dari serpihan ingatan, dan cinta yang tidak menuntut kewarasan. Di balik segalanya, ada keluarga Yulendra yang wajahnya mungkin setegas garis penggaris logam. Tapi hatinya perlahan belajar memeluk tanpa harus bertanya. Mereka tidak mencoba menyembuhkan Adelfa karena mereka tahu, menjadi manusia bukan tentang kembali normal. Tapi tentang tetap bernapas, meski bentuk napasnya berbeda. Ini bukan kisah tentang gila atau waras. Ini tentang bertahan, dan tentang bagaimana cinta sejati kadang datang dalam bentuk yang hanya bisa dilihat oleh mereka yang pernah benar-benar hancur.
All Rights Reserved
#62
heartwarming
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • ALTHA
  • Antara Topeng dan Nyata
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • AMERTA : The Last Embrace

Dulu, mereka adalah satu. Tujuh saudara yang lahir di bawah langit yang sama, bersinar bersama dalam satu rasi. Tapi takdir mencabik mereka menjadi dua dunia yang berbeda. Rajendra, sang sulung, harus bertahan seorang diri menghidupi tiga adiknya yang hidup dalam kerasnya perjuangan, sementara tiga lainnya tumbuh dalam kenyamanan yang jauh berbeda. Di tengah keremangan waktu, luka lama kembali menganga ketika pertemuan yang tak terduga memaksa masa lalu untuk berbicara. Rajendra menatap mereka bukan sebagai keluarga, melainkan sebagai bayangan dari takdir yang kejam. Dengan setiap tanya dalam hatinya, ia bertanya-tanya-bisakah hubungan yang dulu utuh itu benar-benar pulih, atau justru semakin hancur? "𝘋𝘶𝘭𝘶 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘪𝘯𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘳𝘢𝘴𝘪. 𝘛𝘢𝘱𝘪 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘵𝘢𝘬𝘥𝘪𝘳 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘢𝘣𝘪𝘬 𝘬𝘪𝘵𝘢, 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘣𝘪𝘴𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘵𝘶?" Sebuah kisah tentang perjuangan, kehilangan, dan pertanyaan mendalam tentang arti keluarga. Mampukah luka yang telah lama tersembunyi disembuhkan, atau akankah perbedaan yang tak termaafkan terus membayangi langkah mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines