Poppy Flower

Poppy Flower

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 25, 2025
Sebelum membaca cerita ini, pastikan kamu telah menyelami Catatan Hari di Sekolah Biasa dan kumpulan cerpen Suara Hati Adelfa, agar perjalanan ini utuh dan tidak terasa asing. Ini adalah kisah tentang Poppy Adelfa Yulendra, gadis berkursi roda yang tak pernah benar-benar duduk diam karena pikirannya menjelajah lebih jauh dari peta mana pun yang bisa digambar manusia. Ia tidak rusak. Hanya melihat semesta dengan warna yang tidak dijual di toko cat, menyebut bayangan sebagai sahabat dan menamai sepi sebagai suara yang paling jujur. Di sampingnya, selalu ada Elfa. Bukan sosok yang bisa disentuh, tapi justru yang paling nyata saat dunia terasa palsu. Elfa adalah luka yang tidak dibenci, teman yang muncul dari serpihan ingatan, dan cinta yang tidak menuntut kewarasan. Di balik segalanya, ada keluarga Yulendra yang wajahnya mungkin setegas garis penggaris logam. Tapi hatinya perlahan belajar memeluk tanpa harus bertanya. Mereka tidak mencoba menyembuhkan Adelfa karena mereka tahu, menjadi manusia bukan tentang kembali normal. Tapi tentang tetap bernapas, meski bentuk napasnya berbeda. Ini bukan kisah tentang gila atau waras. Ini tentang bertahan, dan tentang bagaimana cinta sejati kadang datang dalam bentuk yang hanya bisa dilihat oleh mereka yang pernah benar-benar hancur.
All Rights Reserved
#25
sekuel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Topeng dan Nyata
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Badai, Kapan Berlalu?
  • Yang Tak Terucap...
  •  HAZELA
  • Behind The Smile

Mengandung tema keluarga disfungsional dan trauma emosional. 13+ recommended. Di balik senyum selebar matahari pagi, Alysha menyimpan malam-malam gelap yang tak pernah ia bagi pada siapa pun. Orang yang seharusnya menyayanginya dengan kelembutan justru memberinya luka. Alysha mungkin terlihat ceria, tapi di balik senyum lebarnya tersembunyi luka yang dalam. Bertahun-tahun ia memendam kesedihan yang tak pernah terlihat-dunia mengira ia tumbuh dalam kebahagiaan, padahal yang ia rasakan hanya kehampaan. Kenyataannya, senyum yang sering ia perlihatkan hanyalah topeng. Topeng yang perlahan meretak, tak sanggup lagi menopang kebohongan yang ditunjukkan pada dunia. Hari-harinya berat. Hatinya kosong. Ia tidak tahu seperti apa rasanya kehangatan Namun, segalanya berubah-perlahan namun pasti. Hati yang haus akan pelukan kini dipenuhi kasih sayang. Seseorang hadir, memberi bahunya setiap kali Alysha membutuhkan sandaran. Seseorang yang mendengarkan tanpa menghakimi, hanya cukup... mendengarkan. Alysha yang dulu larut dalam kesepian, kini perlahan mulai tenggelam dalam kenyamanan. Pertemuan yang tak disengaja, mengubah seluruh hidup Alysha yang hampa menjadi penuh warna. Sebuah pertemuan tak terduga mampu menghidupkan kembali hati yang lama mati rasa. Dan untuk pertama kalinya, Alysha merasa... pulang Kini, Alysha tahu: dirinya juga layak dicintai. ------------------ - Happy Reading - DILARANG PLAGIAT! FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA! Jangan lupa vote ya! -------------------- Ini adalah sebuah kisah tentang gadis yang belajar melepaskan topengnya,dan menemukan kehangatan di tengah dunia yang dingin.

More details
WpActionLinkContent Guidelines