With You, I'm Home. [TERBIT]

With You, I'm Home. [TERBIT]

  • WpView
    Reads 1,516
  • WpVote
    Votes 554
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 24, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Friends to Lovers
Slice of Life
"Kamu bukan rumah yang sempurna, tapi kamu tempat aku pulang tanpa takut disalahkan." Shylla hanya ingin hidup tenang setelah bertahun-tahun merasa asing di tempat yang seharusnya paling ramah: keluarga dan pertemanan. Ia menyimpan luka, tapi tak pernah benar-benar menunjukkannya. Lalu datang Shaka. Cowok pendiam yang tidak banyak bicara, tapi selalu ada-dalam diam yang mengerti. Mereka tak sempurna. Sering salah paham, saling menjauh, lalu diam-diam merindukan. Tapi bukankah cinta sejati bukan tentang yang tanpa luka, melainkan tentang siapa yang tetap tinggal setelah tahu semua celahnya? With You I'm Home adalah kisah tentang dua orang yang belajar percaya lagi. Pelan-pelan. Tapi pasti. --- Cerita ini pure dari ide akuu sendiri dan tidak ada unsur plagiat dari karya orang lain yaa, jika ada alur yang familiar itu hanya ketidaksengajaan sajaa, happy reading oll, semoga sukaa 🤍🤍
All Rights Reserved
#83
teorikatapublishing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kesedihan [SELESAI]
  • Air Mata Elara
  • As Possible
  • 𝐊𝐚𝐥𝐚 𝐒𝐞𝐧𝐣𝐚 [Sudah Terbit]
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Kau Rumahku
  • SIBLINGS
  • PAPA UNTUK RHEA: Ethereal Legacy
  • Still You (Tamat)

JANGAN LUPA FOLLOW!! Anak akan tumbuh sesuai dengan lingkungan yang mendidiknya dengan cara apa. Trauma itu benar-benar nyata. Terbawa hingga mereka dewasa. Kisah ini menceritakan sebuah trauma yang membuat cinta Zeora menjadi rumit. Kepercayaan berulang kali dihancurkan. Sampai pada waktu, ia menutup kepercayaan pada semua orang, ia malah menyakiti sosok yang tulus. "Kasih aku ruang sedikit aja di hati kamu. Mungkin terdengar nggak layak. Tapi, aku bakal berusaha buat ngelawan kelainan ku yang kamu bilang gila," ucap cowok itu tulus. Zeora menyunggingkan senyum meremehkan. "Sampai lo mati di depan mata gue atau bersimbah darah karena gue, nggak akan ada sedikit pun ruang yang kebuka buat nerima lo. Dengerin gue. Kita nggak akan bersatu," balas Zeora tajam. Ia tak tau ucapannya inilah yang berakhir penyesalan. Suatu hari kejadian tak terduga menimpa Zeora dan laki-laki itu. Di sana Zeora tau, siapa orang tulus yang telah ia sia-siakan. Apakah penyesalan Zeora itu membuat gadis itu kembali mendapat cinta tulus dari laki-laki itu? Atau malah luka yang terus membuatnya gila?

More details
WpActionLinkContent Guidelines