Awan Menulis Puisi (Kumpulan Puisi Karya @elynna_arsr)

Awan Menulis Puisi (Kumpulan Puisi Karya @elynna_arsr)

  • WpView
    Membaca 111
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 19
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Apr 24, 2026
WpInfo
Puisi
Awan Menulis Puisi adalah gambaran tentang perasaan yang menguap ke langit, lalu menetap dalam diam, seperti awan yang menggantung di cakrawala tanpa pernah benar-benar jatuh. Dalam tiap helaian rasa yang diselipkan, terkandung gema sunyi yang tak sempat disuarakan, tangis yang hanya mampu didekap udara, dan rindu yang menggumpal namun tak pernah mengucur menjadi hujan. Judul ini dipilih bukan semata karena keindahannya, melainkan karena ia menyimpan filosofi: bahwa tidak semua luka harus meledak, tidak semua cinta harus bersuara, dan tidak semua cerita perlu dijelaskan. Kadang, cukup dititipkan pada langit dan awan akan menuliskannya dalam puisinya sendiri dalam bentuk senyap, dalam bentuk syahdu. Seperti awan, yang terus bergerak namun diam, puisi-puisi dalam kumpulan ini mengajak untuk menyelami makna yang tidak selalu keras, tapi dalam. Kata "menulis" di sini adalah simbol dari pencatatan batin; sebuah usaha untuk mengabadikan gejolak yang tak bisa dijelaskan lewat logika. Sementara "puisi" adalah bahasa paling jujur dari hati yang ingin bicara, namun terlalu sering dibungkam dunia. Tak ada yang lebih sunyi dari awan yang memeluk badai dan tak ada yang lebih puitis dari hati yang memeluk kehilangan. Maka, Awan Menulis Puisi bukan hanya sebuah himpunan perasaan, melainkan perjalanan diam-diam menuju penerimaan. Di sana, tiap kata tak lagi sekadar kata melainkan jejak napas, serpihan harap, dan sisa-sisa cahaya yang coba ditemukan kembali dalam keheningan langit.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#137
paranormal
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • DISA | broken
  • Jejak Yang Tak Pernah Pulang
  • Sedalam Samudera
  • My Sweet Psikopat
  • BENIH MAJIKAN DI RAHIMKU (END)
  • DELISHA (END+LENGKAP)
  • JANGAN CUEK!
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]

Seperti kegelapan pekat di malam yang temaram... Hanya dia... ucapku bagai mantra. mantra yang membelenggu hati untuk selamanya. kau adalah sosok misterius yang pernah kukenal ini adalah kisah tentang mimpi-mimpi rapuh yang dibangun di atas kertas dan masa depan yang dirajut oleh benang kusut masa lalu. yang ku tau... Tuhan menciptakan cinta tidaklah sia-sia. Disaat orang yang kau cintai berpindah ke lain hati, kau dapat belajar kesetiaan ketika ujian cinta menghadang perasaan. Kau dapat belajar kesabaran dalam penantian panjang dan kau dapat belajar keikhlasan hati disaat orang yang kau cintai pergi. Namun yang paling berat dan bermakna adalah ketika kau tak dapat mengobati rindu disaat rasa rindu terus menggebu. Ketika kau sakit hati, nikmatilah. Sesungguhnya keindahan dari cinta bukan hanya ketika kau dicintai. Tapi keindahan cinta juga ketika kau tersakiti. Karena disaat itu, kau akan merasakan betapa indahnya cinta. Betapa indahnya hidup ini hingga tuhan tidak menciptakan patah hati secara sia-sia. Hatiku sudah memilih untuk jatuh padamu, dan aku tidak bisa mengelak. Terkadang aku merasa...salahkah aku jatuh padamu? Karena setelah sekian lama aku membiarkan hatiku jatuh, hatiku tidak kunjung bangkit. Hatiku malah jatuh semakin dalam hingga rasanya untuk bangkit pun sulit. Terkadang aku berpikir, terbebanikah kamu dengan perasaanku? Kau tidak bisa memaksa agar seseorang membalas perasaanmu dan aku juga tidak bisa membuka hatiku untuk siapun. Walaupun ada yang menyembuhkan lukaku, aku tidak bisa membalasnya dengan hal yang setara. Seakan ketakutan yang selama ini kusembunyikan akan meluap dan menghancurkan kita berdua. Semua pengujian hati telah aku lalui hingga terbentuk benteng-benteng cinta dalam diriku. Entah kemana hati ini akan pergi berlabu meninggalkan dermaga cintanya. Semua perasaanku, semua rasa rinduku, biarkanlah semuanya memudar ditelan waktu.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan