We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Awan Menulis Puisi (Kumpulan Puisi Karya @elynna_arsr)

Awan Menulis Puisi (Kumpulan Puisi Karya @elynna_arsr)

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2026
WpInfo
Poetry
Awan Menulis Puisi adalah gambaran tentang perasaan yang menguap ke langit, lalu menetap dalam diam, seperti awan yang menggantung di cakrawala tanpa pernah benar-benar jatuh. Dalam tiap helaian rasa yang diselipkan, terkandung gema sunyi yang tak sempat disuarakan, tangis yang hanya mampu didekap udara, dan rindu yang menggumpal namun tak pernah mengucur menjadi hujan. Judul ini dipilih bukan semata karena keindahannya, melainkan karena ia menyimpan filosofi: bahwa tidak semua luka harus meledak, tidak semua cinta harus bersuara, dan tidak semua cerita perlu dijelaskan. Kadang, cukup dititipkan pada langit dan awan akan menuliskannya dalam puisinya sendiri dalam bentuk senyap, dalam bentuk syahdu. Seperti awan, yang terus bergerak namun diam, puisi-puisi dalam kumpulan ini mengajak untuk menyelami makna yang tidak selalu keras, tapi dalam. Kata "menulis" di sini adalah simbol dari pencatatan batin; sebuah usaha untuk mengabadikan gejolak yang tak bisa dijelaskan lewat logika. Sementara "puisi" adalah bahasa paling jujur dari hati yang ingin bicara, namun terlalu sering dibungkam dunia. Tak ada yang lebih sunyi dari awan yang memeluk badai dan tak ada yang lebih puitis dari hati yang memeluk kehilangan. Maka, Awan Menulis Puisi bukan hanya sebuah himpunan perasaan, melainkan perjalanan diam-diam menuju penerimaan. Di sana, tiap kata tak lagi sekadar kata melainkan jejak napas, serpihan harap, dan sisa-sisa cahaya yang coba ditemukan kembali dalam keheningan langit.
All Rights Reserved
#82
seni
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DISA | broken
  • ARION [END]
  • Yang Amerta di Dalam Aksara (HIATUS)
  • Hujan Membaca Isyarat (Kumpulan Cerita Pendek Karya @elynna_arsr)
  • Misteri di Balik Kabut Gunung Salak
  • DELISHA (END+LENGKAP)
  • BONANZA [Completed]
  • BENIH MAJIKAN DI RAHIMKU (END)
  • My Sweet Psikopat
  • JANGAN CUEK!

END. "Gimana kalau kita kasih pelajaran dengan cara bawa ke bar? Kita kerjain, ajak minum, bawa kehotel, trus kita gilir disana?" - "Kak Arkan, gue hamil." "Gugurin! Minum pil aborsi! Gue yakin itu bukan anak gue!" "Kalau sampai lo buka mulut tentang ini. Lo sekaligus bayi ini bakal gue bunuh!" "Gue harus nyakitin lo berapa kali biar lo nyerah dan kita pisah?!" - Kisah ini bermula dari ketua OSIS yang hanya menjalan kan tugas nya. Memberantas anak berandalan sekolah agar menjadikan sekolah lebih baik. Tapi Disa malah terperangkap ke dalam masalah besar. Arkan, dendam dan tak ingin berdamai. Dan mulai detik itu lah hidup gadis malang itu tidak memiliki titik terang. 'Aku pamit, maaf dan terimkasih.' Arkan Damarel x Disa maulidya ❌banyak mengandung kata kata kasar❌

More details
WpActionLinkContent Guidelines