MASA PKL

MASA PKL

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 22, 2025
Gimana jadinya kalau dua pelajar dari sekolah beda malah ketemu di tempat PKL yang sama? awalnya cuma teman magang biasa-tapi jangan salah, mereka malah jadi partner in crime yang nggak terpisahkan!! dari drama kerjaan yang bikin stress, prank nyebelin, sampai momen-momen sedih yang bikin baper, mereka jalan bareng ngelewatin semua. Tapi tunggu dulu, di balik semua itu ada rasa yang mulai tumbuh-apakah ini cuma perasaan biasa, atau sesuatu yang lebih dari sekadar teman?!. Halo! Sebelum lo lanjut baca, gue cuma mau bilang satu hal: Cerita ini lahir dari otak gue sendiri. Yup, semua kisah, karakter, dan drama seru di dalamnya muncul dari ide liar gue pas lagi kepikiran masa PKL. Ceritanya emang fiksi, tapi perasaan dan inspirasinya real banget. Jadi, duduk santai, siapin camilan, dan selamat masuk ke dunia PKL versi gue-yang kadang lucu, kadang nyebelin, tapi (siapa tahu) bisa bikin baper juga. Yuk, gas baca ceritanya!
All Rights Reserved
#316
ketawa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines