Ariana Ariestama, gadis yang tumbuh tanpa memiliki emosi.
Semua hal dalam hidupnya sudah diatur oleh orang-orang disekitar. Dari belajar, berdandan, bahkan pernikahan.
Suatu hari, Ariana dijebak oleh adik tirinya, ia mengalami kecelakaan dan kakinya cacat. Ketika semua orang bersedih, mengasihaninya, bahkan mulai jijik pada kakinya, Ariana tidak merasakan apa-apa. Seolah-olah orang yang ditatap oleh semua orang itu bukan dirinya.
Ketika Ariana dan teman-temannya memasuki SMA, mereka telah menyinggung putra keluarga Brian dan keluarga Adhitama. Dua keluarga kaya dan berkuasa yang tidak bisa disentuh oleh sembarangan orang. Akhirnya, banyak sekali masalah yang ditimbulkan. Ariana dan teman-temannya harus menerima hukuman keluarga.
Kenzo, pewaris keluarga Brian dan sekaligus cucu keluarga Adhitama, menggunakan kekuatan keluarganya untuk menekan Ariana. Untuk mengendalikan gadis keras kepala itu, Kenzo memaksa Ariana untuk menjadi artis didalam perusahaannya.
Ariana : "Tuan muda, Dimana aku harus mendatangani?"
Kenzo : Disini!"
Ariana : "Bos, aku sudah menjadi artismu."
Kenzo : "Setelah ini, pergi dan kumpulkan uangku!"
Ariana : "Sepertinya, kau sangat menyukai panggilanmu ini, Bos?"
Kenzo : "Hanya denganmu, menggunakan cara kapitalis sangat menyenangkan."
Ariana : "Aku harus memanggilmu Bos didalam perusahaan, jika berada diluar perusahaan, apakah aku harus memanggilmu pacar?"
Kenzo : "Jangan berbicara omong kosong?"
Ariana : "Aku tidak berani, Bos. Tapi bukankah beberapa waktu lalu, kau memciumku?"
Boom!!! Wajah Kenzo berubah menjadi merah.
Kenzo : "Ariana, jangan meminta lebih!"
Disisi lain Ariana yang tertawa puas. Emosinya membanjirinya saat ini. Dengan bocah laki-laki bernama Kenzo ia dapat merasakan emosi seperti orang lain. Tapi, mungkinkah ia dapat mengendalikan emosinya sendiri tanpa melukai dirinya dan orang-orang terdekatnya?
Sofia Yvonne Madeline adalah karakter Figuran yang naif dan pemalu, dia ditakdirkan mati di tangan Suaminya sendiri-- Liam Draxler Pier Greetia. Namun sesuatu berubah ketika Jiwa bar-bar yang memiliki nama depan sama persis dengan Karakter Figuran itu, kini mengambil alih tubuhnya.
Meski menjadi Figuran, dia bertekad menjadi Figuran Elite. Dia melakukan perjanjian gila dengan Liam dan mencari keuntungan darinya, namun semakin lama Sofia mulai menyadari jika sepertinya ada yang salah dengan Karakter Antagonis yang digambarkan Penulis sebagai sosok Tyranny yang tidak tertarik dengan Wanita ini.
"Dimana kesalahanku? Aku hanya memotong lidahnya karena dia berani merendahkan mu." Liam menatapnya datar.
Sofia menangis dengan frustasi. PRIA TAMPAN INI TERNYATA ORANG GILA.