Debts Of Obsession

Debts Of Obsession

  • WpView
    Reads 753
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadMatureComplete Thu, May 22, 2025
Hidup Nayella Arleen Leiara selalu sederhana. Ia tumbuh di ladang-ladang kering, dikelilingi aroma tanah dan doa-doa ayahnya yang menua sebelum waktunya. Dunia mereka kecil-hanya sebidang rumah kayu rapuh dan harapan dari panen yang tak pernah cukup. Tapi di balik kesederhanaan itu, ia merasa aman. Hingga hari itu tiba. Langit sore menggantung kelabu. Seolah tahu bahwa kedamaian mereka akan berakhir. Sebuah mobil hitam menggilap datang menghantam ketenangan desa yang nyaris terlupakan. Dari balik pintu mobil, turun sosok pria berjas gelap, langkahnya tegap, sorot matanya seperti malam yang kehilangan bulan. Nama pria itu mengandung teror di setiap bisikannya-Savero Aziel Artan, raja gelap yang berdiri di atas lautan darah dan hutang. Ia datang bukan untuk berbicara. Ia datang untuk mengambil. Dengan suara dingin dan sikap tak tersentuh, ia menuntut lunas: tiga ratus juta yang tak mungkin dibayar oleh seorang petani tua. Tapi ketika matanya menembus dapur reyot dan menangkap sosok Nayella-gadis muda berbalut kesederhanaan dan kepolosan yang menyakitkan-Savero memutuskan satu hal: uang bisa dilupakan. Asalkan ia mendapatkan gadis itu. "Beri aku Nayella, dan semua ini akan selesai," katanya. Tawaran yang terdengar seperti vonis. Nayella mendengarnya. Setiap katanya menusuk lebih tajam dari belati. Hari itu, hidup Nayella berubah selamanya. Bukan karena ia dijual. Tapi karena takdirnya telah dipilih oleh lelaki yang tak mengenal cinta-hanya obsesi dan kuasa. Dan saat langkah Savero memasuki rumah mereka tanpa izin, satu hal pasti: Ia bukan datang untuk menawar. Ia datang untuk memiliki. Dan Nayella, tanpa sempat memilih, menjadi milik seorang iblis dalam wujud manusia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pangeran Kegelapan
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • 𝕯𝖆𝖗𝖆𝖍 𝕯𝖎 𝕵𝖆𝖑𝖆𝖓 𝕿𝖊𝖗𝖑𝖆𝖗𝖆𝖓𝖌 [TERBIT]
  • Ciuman Curian dari CEO!
  • possessive Alejandro
  • BAYANGAN YANG TIDAK PERNAH PULANG
  • FAKE PROTAGONIST | END
  • Isekai Islami : The Divine Rift
  • Princessa Atherion

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.

More details
WpActionLinkContent Guidelines