Udon saat hujan reda

Udon saat hujan reda

  • WpView
    Leituras 15
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, mai 17, 2025
Hujan turun pelan di jendela apartemen lantai tiga. Di dalam, Asami duduk dengan secangkir kopi instan, memandang layar laptop yang kosong. Deadline mendekat, tapi pikirannya melayang entah ke mana. Usianya 25 hari ini. Tak ada ucapan ulang tahun, kecuali dari grup kerja di LINE yang mengirim stiker kelinci dan emoji kue. Orang tuanya di Fukuoka mengirimi pesan pendek, "Selamat ulang tahun, jaga kesehatan ya." Itu saja. Tokyo begitu ramai, namun terasa sunyi. Menjadi bayangan di tengah lampu ibu kota. Ia pun keluar malam itu, tanpa tujuan. Hanya berjalan ke stasiun, naik kereta Chūō Line, dan turun di Kichijōji. Kota itu punya nuansa yang hangat meski tetap asing. Di sebuah kedai kecil dekat taman Inokashira, ia memesan udon dan duduk di pojok. Di sanalah ia bertemu dengan Ren, seorang barista paruh waktu yang sedang membaca buku sambil menunggu hujan reda. "Pertama kali ke sini?" tanya Ren tanpa menoleh. Asami mengangguk, lalu menjawab, "Udon di malam hujan rasanya seperti... memeluk diri sendiri." Ren tertawa kecil. "Kamu juga 25 tahun, ya?" Asami menatapnya heran. "Kok tahu?" Ren menunjukkan buku di tangannya: "Quarter-Life Daze". Buku esai tentang orang-orang berusia 25 tahun yang merasa hidupnya seperti jalanan Tokyo-penuh tanda tetapi tak tahu ke mana arahnya. Malam itu mereka berbincang cukup lama, tentang mimpi yang dilupakan, tentang kehilangan, dan tentang apa arti "cukup" di usia 25 tahun. Sebelum berpisah, Ren berkata, "Kadang... bukan tujuan yang bikin kita tenang, tapi seseorang yang duduk di samping kita saat kita tersesat." Asami pulang malam itu tanpa menyelesaikan desainnya, tapi dengan hati yang sedikit lebih ringan. Mungkin, 25 tak harus selalu mecapai sebuah tujuan. Mungkin, pencarian adalah bagian dari jawaban
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Dua cangkir satu Meja
  • My Love Manager [M.Atsumu]
  • Naruto : I Love You So Much
  • Atsushi berubah jadi... bayi?!
  • [✓] Daisy's Memories [Umemiya X F.Readers]
  • The Rules of Love
  • Naruto : Konoha Love Story
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • PLEASE SAY "AISHITERU"
  • Midnight Club

Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo