MURDER AT THE GLORY SHIP

MURDER AT THE GLORY SHIP

  • WpView
    Leituras 114
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Capítulos 18
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jun 8, 2025
Sebuah kapal pesiar dengan The Great Glory menjadi sebuah tempat reuni. Reuni yang menjadi mala petaka bagi penumpangnya. Satu persatu penumpang ditemukan tewas mengenaskan. Reuni yang tadinya riang gembira menjadi hal yang mengerikan. Tak ada jalan keluar bagi mereka. Mereka akhirnya satu persatu mencoba bertahan dan tak mempercayai siapapun. Pembunuh berdarah dingin itu jelas ada diantara mereka, tetapi siapa?
Todos os Direitos Reservados
#32
adujotos
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Ex or New? [REVISI]
  • Grell to the past
  • Adventure With Psyco.√
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • AFTER RAIN [48] | {Completed} (DelShel, ZeeSha, Greshan & CH2)
  • GLORY •HIATUS•
  • The Real My Family {TAMAT}
  • VeeNara
  • Wrong Love ( MASIH REVISI )
  • Horibble Woman (END)

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo