Story cover for Dunia ke 2 by bluemagii
Dunia ke 2
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published May 17
Mature
Bercerita tentang Andy, seorang murid sekolah Berkeley. Ayah nya meninggal saat Andy duduk di bangku SD kini ia harus tinggal bersama ibu dan ayah tiri nya yg tidak pernah menganggap Andy sebagai anaknya bahkan mungkin tidak menganggap Andy sebagai manusia ia di perlakukan bak mahluk tak berakal.
Begitu juga dengan sekolah, hidup nya tak pernah tenang ia kerap jadi sasaran bully dari para pembully di sekolah nya.

Di saat hidup nya di ambang ke putus asaan, dia bertemu dewi yg menawar kan kepadanya perjanjian yg mna Andy harus memilih, hidup dengan penderitaan tiada akhir atau hidup di dunia lain tapi dia harus menyelesaikan quest dari dewi tersebut.

manakah yg akan Andy pilih?.Baca selengkap nya dan nantikan thriller dari kisah nya dan plot yg insight.
All Rights Reserved
Sign up to add Dunia ke 2 to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
MENGUMPAT ! cover
Mysterious Gifted Class cover
Darkness Of Heart [ON GOING] cover
XYZ Murder: Theory Y (t̸a̸m̸a̸t̸) cover
Dua Antonim: Akulah Manusia Biasa Itu cover
Identitas Tersembunyi  cover
DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)  cover
Bilik Asrama cover
SVARGA: Listen to Me!  cover

MENGUMPAT !

12 parts Ongoing Mature

Perempuan introvert ini mulai membuka diri, mulai bermain media sosial, lalu keanehan demi keanehan dalam dirinya mulai terjadi yang sekaligus menjadi penghubung antara masa lalu dan teman-temannya. "Aku berencana mengirimkan DVR ini bersama dengan seprei yang dipakai ketika malam pertama kami menikah. Barangkali terdengar konyol, tapi seprei ini ada noda bekas darah selaput perawanku, iya ini salah satu kenangan yang masih tersimpan rapih di kotak penyimpanan kamar tidur kami. Aku titipkan seprei ini kepadamu Eya. Jika nanti anak perempuanku sudah remaja tolong berikan kepadanya sehingga nanti dia bisa menjaga mahkota hanya untuk suaminya." Eya sering kali mengumpat dari rasa takut dan trauma yang sekaligus menjadi bentuk luapan dendam amarahnya. Segala hal mengenai kematian merangsek berubah menjadi obsesi. Kengerian-kengerian mulai mewujud dalam pikiran, seakan membabibutakan kesadaran, di antara nyata atau imaji hanya ada mati. Cattleya Kirana Dewi, adalah mimpi buruk bagi pikiran dan imajinya. Saat ajal mulai melingkari leher, mereka memohon kematian kepadanya, sedangkan kematian baginya hanyalah sebuah jembatan untuk menuju keabadian. Mengumpat di dalam kematian tidak lagi tabu bagi mereka yang menuju mati dalam umpatan.