MANTAN LOVE STORY

MANTAN LOVE STORY

  • WpView
    Membaca 114
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jan 19, 2026
Cinta pertama memang tak selalu berakhir indah...tapi selalu punya ruang di hati. Nayra Aktiah Adhiyaksa tak pernah menyangka akan bertemu kembali dengan Adrien Mubraga, cinta lamanya yang dulu pergi tanpa pamit. Ia kini muncul kembali... sebagai ketua OSIS dari sekolah yang menjadi lawan dalam festival antar sekolah. Padahal, Nayra sudah punya Aftar Malik Kanagara....seseorang yang datang tanpa janji, tapi tinggal dan mencintai tanpa ragu. Sudah tiga bulan mereka bersama, berbagi tawa, mimpi, dan sedikit luka yang masih ingin sembuh. Aftar bukan hanya mencintai Nayra, tapi juga berjuang untuk membuat orangtua Nayra percaya bahwa cintanya tulus. Meski tak langsung diterima, ia memilih untuk tetap tinggal dan menunjukkan bahwa cinta sejati adalah tentang kesabaran dan bukti, bukan hanya kata manis. Namun hati bukan tempat yang bisa dibagi dua. Ketika masa lalu dan masa kini saling bersinggungan, Nayra dihadapkan pada pertanyaan yang tak mudah dijawab: Apakah cinta pertama layak diperjuangkan kembali? Atau justru, cinta yang bertahan meski ditolak... adalah cinta sejati? Festival ini bukan hanya tentang lomba antar sekolah. Tapi juga tentang perasaan yang mulai retak, rahasia yang belum terungkap, dan pilihan yang bisa mengubah segalanya. "Kalo kamu masih mencintainya pergilah, jangan ragu cuma karena aku nay" ucapan itu membuat Nayra bersedih, Aftar menatap dengan tatapan menyakitkan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#85
cintalama
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan