BAYANG-BAYANG ARUNIKA

BAYANG-BAYANG ARUNIKA

  • WpView
    Reads 357
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureComplete Sun, May 18, 2025
WpInfo
Fiction
Historical
Apa jadinya jika masa lalu yang terkubur ratusan tahun lalu, tiba-tiba bangkit dalam ingatanmu-bukan sebagai kisah sejarah, tapi sebagai ingatanmu sendiri? Arunika, seorang arkeolog muda yang tangguh dan berdedikasi, menemukan liontin kuno di reruntuhan kuil Himalaya. Sejak saat itu, hidupnya tak lagi sama. Mimpi-mimpi aneh menghantuinya, memperlihatkan medan perang, cinta yang dikhianati, dan takdir yang belum selesai. Dalam mimpi itu, ia bukan Arunika-melainkan Anandari, panglima perang dari kerajaan kuno Samudralaya. Saat realita dan masa lalu mulai bercampur, Arunika menyadari bahwa reinkarnasi bukan sekadar mitos. Dan musuh dari kehidupan lamanya, Ravindra, juga telah lahir kembali. Kini, perang kuno antara terang dan kegelapan akan terulang-dan Arunika harus memilih: melarikan diri dari takdir, atau bangkit sebagai ksatria yang dulu pernah ia tinggalkan. Novel ini memadukan unsur fiksi sejarah, reinkarnasi, dan kekuatan perempuan dalam menghadapi trauma, takdir, dan cinta yang melintasi zaman.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regen of Zonneschijn
  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • Bertahan Hidup di Zaman Majapahit
  • Pendekar Dari Pajajaran
  • Twinblossom

[Published on Lunarbooks.id] Ketika seseorang berkata bahwa Areia adalah saudari tiri dari seorang raja di kekaisaran terbesar di dunia, Areia pikir ia sedang bermimpi. Ketika seseorang berkata bahwa Areia adalah titisan sesosok dewi, Areia pikir ia telah menjadi gila. Peperangan tak berakhir setelah kakaknya berhasil menduduki takhta. Tabir realita tersibak, sihir dan kekuatan ilahiah menyambutnya, dan pertempuran kembali menyingsing di cakrawala. Kali ini, jiwanya ikut menjadi taruhan. Tragedi. Takdir. Dua hal yang menambatkan Areia pada salah satu kesatria dengan rekam jejak paling berdarah seantero negeri. Saat masa lalu menghampiri, tanpa daya keduanya terseret ke dalam arus sungai lara tak bertepi. Kutukan, hukuman, sumpah, dan nubuat telah tersabda. Apa yang harus Areia lakukan ketika seorang penyihir mengatakan bahwa kehidupan ini ternyata bukanlah kehidupan pertamanya? Atau fakta bahwa nasib dunia kini berada di tangannya? Lalu, ke manakah semua ini bermuara?

More details
WpActionLinkContent Guidelines