PHYTAGORAS

PHYTAGORAS

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 18, 2025
Sebuah kisah tak sederhana dari tiga remaja. Keylan Aletta Fara, Galvin Zico Elfares, dan Alvaro Radja Bimantara. Semuanya bermula sejak mereka dilahirkan, Aletta dengan kebingungannya, Galvin dengan dendamnya, dan Alvaro yang bahkan kisahnya tidak diketahui siapapun. Ini bukan tentang kisah cinta segitiga, ini adalah tentang mereka yang berusaha mengerti satu sisi namun lupa dengan sisi mereka sendiri. Aletta setiap seminggu sekali selalu dijenguk kakak laki-lakinya, padahal kamar mereka bersebelahan, Aletta tidak pernah sekalipun curiga pada sang kakak, ia hanya patuh pada perintah kakaknya bahwa jangan pernah masuk atau mengetuk pintu kamar sebelahnya itu. Alvaro yang sebenarnya tahu tentang Aletta ikut merahasiakan semuanya dari sang sahabat. Lalu, ada apa sebenarnya? mending baca aja anjay daripada penasaran...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Tatapan Aqela
  • ALFALETA
  • VOUS ETES TOUT
  • SEMUSIM DATANG & PERGI | SELESAI
  • Walk Beside Me (PROSES REVISI)
  • Renda: The Lost Sky [END]
  • Alfaran
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines