"Udah nangisnya?" suara orang dibelakangnya bertanya, Jingga yang masih memandangi sisa-sisa pijakan Dandi kaget menoleh ke belakang. Senja berdiri membuka tangannya lebar yang akhirnya dibalas Jingga dengan pelukan. Senja diam membiarkan tangis Jingga habis tanpa banyak bertanya. Kakinya serasa keram karena sudah hampir setengah jam berdiri dipeluk oleh Jingga yang masih menyandarkan kepalanya didada Senja, orang-orang yang lewat menatap heran ke arah mereka dan beberapa remaja yang berandai-andai menjadi Jingga nampak tersenyum histeris melihat mereka. Senja menggaruk kepalanya yang tidak gatal melihat pandangan orang yang terkadang berbisik-bisik melihat mereka.
More details