Hazel Si Ketua Osis

Hazel Si Ketua Osis

  • WpView
    reads 45
  • WpVote
    Stemmen 3
  • WpPart
    Delen 7
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd don, aug. 7, 2025
"Selamat kepada ananda Hazel Galvian Agatha dan Ananda Maven Anata Algara" Kedua nya diam tak percaya, satu sama lain saling tatap menatap, tak percaya apa yang terjadi, berhasil, impian nya berhasil tercapai, tak menyangka perjuangan nya selama ini tak sia sia, dirinya kagum pada dirinya sendiri dan juga kagum dengan patner nya yang selama ini menemani dirinya hingga bisa sampai di titik ini, Hazel sangat senang begitu juga dengan apa yang dirasakan Maven, mereka berhasil mencapai nya bersama walau banyak masalah yang harus mereka lewati. Tiktok : Natalie★_
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen