Three Wishes Project

Three Wishes Project

  • WpView
    Reads 51,310
  • WpVote
    Votes 4,432
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 27, 2026
♥️Yuk Follow Dulu Sebelum Baca♥️ --- 1. Work life balance 2. Financial freedom 3. Start a business Hanya tiga itu wishes Alvina Christy, perempuan berusia 25 tahun yang nyaris gila karena tidak kuat dengan tekanan bekerja di ibu kota. Gaji tidak seberapa tapi dipaksa serba bisa dengan jobdesk yang tak ada habisnya. Belum lagi jam kerja yang tinggi, kalau bisa 24/7 selalu stand by, karena yang namanya digaji, tidak boleh menghindar apalagi lari. "Weekend aja gue kerja. Kalau begini terus, kapan ketemu jodohnya?" "Tante kenalin aja gimana? Mau ya?" Kerasnya hidup di ibu kota selalu berhasil menempa seseorang. Menjadi kuat atau menjadi gila. Bukan hanya dari pekerjaan, tapi juga orang-orang di sana. Celetukannya soal jodoh dianggap serius oleh Tantenya. Dan Alvina semakin tidak baik-baik saja saat tahu siapa yang diperkenalkan padanya. Apakah Alvina mampu melewati semua kegilaan yang ada di ibu kota atau justru ia menjadi gila? --- Start: 19 Mei 2025 End: 🎀Rank #1 projek (19/05/2025) #1 uang (09/10/2025) #1 getaran (08/11/2025) #1 kantor (11/11/2025) #5 rumah (03/12/2025) #5 bucin (27/03/2026) 4 cinta (29/03/2026) ❌ DILARANG PLAGIAT ❌ ©Vezellia 2025 nih
All Rights Reserved
#119
cinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beyond The Limit | TAMAT ✔
  • on my way (Crazy Bos) Republishing
  • Substitute Bride [End]
  • Terlanjur Resepsi
  • Satu Hati, Dua Generasi
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • A-KU & A-MU
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP

"Kalau rumah tangga, bukan bangunan rumah, ­­mau?" "Iyuh! Tambah ogah! Lo, kan berniat punya bini empat. Say goodbye aja, ya," Syahdan-sahabatnya-tiba-tiba menawarkan sebuah pernikahan kepadanya. Padahal, selama ini Marsi tidak pernah menganggap Syahdan lebih dari itu. Tapi, usianya yang sudah mencapai tiga puluh tahun dan berstatus lajang membuat Marsi dihadapkan pada pilihan yang memaksanya keluar dari batas yang sudah dirinya atur dengan rapi. Katanya, because maybe, we need to go beyond the limit we have made. Sesederhana itu. Lantas, bagaimana jika sebuah prinsip yang kuat justru bertindak bagai ujung tombak yang siap menghancurkan perasaan orang lain?

More details
WpActionLinkContent Guidelines