To Protect the Grand Duchess

To Protect the Grand Duchess

  • WpView
    Reads 180,408
  • WpVote
    Votes 11,643
  • WpPart
    Parts 124
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2026
KHUSUS DEWASA DAN MENGANDUNG BANYAK ADEGAN EKSPLISIT PEMBACA DIHARAPKAN BIJAK DALAM MEMBACA 🔞 ---- Tidak cukup bertransmigrasi ke novel yang sangat aku benci, aku juga menjadi tokoh yang paling aku harapkan kematiannya! Aku merasuk ke tubuh tokoh utama novel-Elara Celestine Valedorn, putri satu-satunya kekaisaran yang cantik, baik, rapuh, dan kesayangan semua orang di kekaisaran... Tapi, sayangnya Elara adalah seorang pelakor. Elara membuat tokoh yang paling aku sukai menjadi seorang penjahat yang tidak hanya ditinggalkan, tapi juga dibunuh dengan sadis oleh suaminya sendiri. Kini, dengan adanya aku di sini, aku pastikan aku akan melindungi tokoh kesukaanku-Grand Duchess Aveline!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • I Wanna Be Antagonist (end)
  • Life: Of The Fantasy World
  •    The cruel emperor made a mistake in kidnapping  ✓
  • ICE GIRLS [END]
  • Lady Gen Z
  • Takdir Hidup Dan Cinta (End)
  • Pelayan Pribadi Ratu (Complete)
  • I Just Do Everything I Want
  • How to be Main Character

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines