Langit Senja Di Ujung Kota

Langit Senja Di Ujung Kota

  • WpView
    Membaca 5
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 19, 2025
Anisah adalah seorang gadis periang yang bekerja sebagai pustakawan di sebuah kota kecil. Ia sangat mencintai ketenangan, aroma buku tua yang telah usang dan juga langit senja yang menggantung di cakrawala, di sisi lain Fajar adalah seorang fotografer lepas yang sering berpindah-pindah kota untuk mencari inspirasi. Di suatu sore yang tenang, Fajar datang berkunjung ke perpustakaan tempat dimana Anisah bekerja, untuk mencari referensi mengenai sejarah kota. Saat itulah mereka berdua pertama kali bertemu. Fajar terpukau oleh cara Anisah berbicara mengenai suatu buku, seolah setiap halaman dalam buku tersebut adalah dunia yang hidup. Anisah yang awalnya hanya ingin membantu pria itu, justru mulai merasakan debaran yang berbeda dalam hatinya ketika melihat fajar tersenyum setiap kali mereka mulai berdebat kecil soal sastra ataupun sejarah. Hari demi hari berlalu dan Fajar tidak pernah absen untuk datang ke perpustakaan. Terkadang ia hanya duduk diam di pojok, kadang bertanya hal random hanya untuk memulai percakapan. Begitu pun dengan Anisah ia mulai menantikan kedatangan fajar setiap harinya. Mereka sering menghabiskan waktu dengan berjalan sore bersama, membicarakan mimpi, kenangan hingga hal-hal kecil yang membuat hidup lebih berarti. Hingga di suatu senja, tepatnya di tepi danau di ujung kota, Fajar mengeluarkan kameranya dan meminta Anisah untuk berdiri di bawah pohon besar yang berada tepat di hadapan mereka. "Aku mau mengabadikan sesuatu yang belum pernah aku tangkap sebelumnya," katanya. Anisah tersenyum, lalu bertanya, "Apa itu?". Fajar menghirup napas dalam-dalam dan menatapnya dengan lembut, "Rasa ini".
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#28
feelgood
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • A Memory of You
  • THANK YOU MAHESA
  • Love's Serendipity
  • Sister or More
  • Feeling Blue
  • Melodi Kenangan
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Jejak hati di kota Senja

Mungkin sudah banyak kenangan masa kecil yang dilupakan Jenna, termasuk kemana saja Ayay dan Bibu-nya mengajak berlibur dulu. Namun, Jenna selalu ingat kalau kemanapun mereka pergi, Ayay dan Bibu-nya selalu menjadi manusia terfavorit Jenna karena tidak pernah gagal dalam merencanakan liburan. Rasa bahagia itu membuatnya selalu percaya pada apapun keputusan mereka berdua. Kecuali saat Bibu-nya memutuskan mengajak Aska dalam liburan panjangnya bersama saudara dan sahabatnya. Meskipun tidak ingat kenapa, sejak kecil Jenna tidak pernah nyaman berada di dekat kakak dari sahabatnya ini. Sedang Aska, tidak paham kenapa Jenna yang terkenal sebagai gadis yang manis karena keramahannya, begitu menghindarinya. Membuat wajah datar yang hanya hadir saat menatapnya, selalu membayangi benaknya. Dan dia tidak mampu lagi menahan diri, jika harus menemukan wajah itu setiap hari selama tujuh hari mereka liburan bersama. Yang mereka tidak sangka, pada akhirnya mereka akan membuat banyak kenangan baru bersama. Kenangan yang tidak akan pernah mereka lupa sampai akhir usia mereka.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan