
(name)hanya terdiam, ia berdiri di depan gerbang dan terus menatapmu, senyum manisnya perlahan menghilang seiring kembalinya air mata yang mengalir "Semoga bintang-bintang menuntun kita berdua pada perjalanan kita masing-masing ya..." (name) mengulang ucapanmu sebelumnya, setelah kau benar-benar tak terlihat, inari mendongak, menatap hamparan langit gelap tanpa bintang dan hanya butiran salju yang jatuh "Ya Tuhan... begitu banyak waktu yang telah kulalui, begitu banyak kehidupan yang telah kulewati, begitu banyak jiwa yang telah kugenggam, namun tak satupun dari mereka berhasil menyatukanku dengan kekasihku... kumohon... kumohon untuk satu ini Tuhan... biarkan aku bersamanya, biarkan aku mendapatkan kekasihku kembali..." Untuk kesekian kalinya, kau dan dia bereinkarnasi-dengan nama, rupa, dan status yang terus berubah. Namun takdir kalian tak pernah berubah: selalu menemukan satu sama lain, hanya untuk kehilangan satu sama lain. Kisah kalian bermula di era kekaisaran, sebagai sepasang kekasih. Kala itu, kekasihmu gugur di medan perang. Sejak saat itu, kalian terikat dalam siklus kelahiran kembali. Dalam setiap kehidupan, salah satu dari kalian selalu mengingat, sementara yang lain melupakan segalanya. Puluhan, bahkan ratusan kali kalian terlahir kembali. Lagi dan lagi, berulang-ulang. Kadang kalian berpelukan dalam kebahagiaan, namun pada akhirnya selalu berakhir dengan kepedihan. Cintamu manis, namun akhirnya selalu pahitTodos os Direitos Reservados
1 capítulo