Rasa yang Menunggu Pulang

Rasa yang Menunggu Pulang

  • WpView
    Membaca 28
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mei 24, 2025
Bagaimana jika cinta pertama bukanlah kisah yang selesai, melainkan kisah yang tertunda? Kami tumbuh bersama-dari berlari di halaman rumah hingga berpisah tanpa salam. Waktu memisahkan kami, tetapi diam-diam, rasa itu tak pernah benar-benar pergi. Kini, di usia dewasa, takdir mempertemukan kami kembali-bukan sebagai anak-anak yang bermain waktu, melainkan sebagai dua hati yang masih mengingat jejak langkah kecil dulu. Ini adalah kisah tentang menunggu tanpa janji, tentang mencintai dalam diam, dan tentang suara hati yang akhirnya bersuara.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Elegi Cinta tak Berlabuh
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Kau Tidak Pernah Tahu
  • Rindu Dalam Diam
  • Silent love
  • [END] Blind Rainbow
  • SIRNA
  • Antara dosa dan Cinta Pertama

Dimulai dari bangku sekolah, dua jiwa diam-diam saling terpikat -- dan akhirnya dekat. Pras, si pendiam yang menyimpan dunia dalam sunyi; dan Friska, gadis ceria yang menulis hidupnya dengan warna dan tawa. Mereka tak pernah benar-benar memiliki waktu untuk selesai. Cinta mereka tumbuh diam-diam tanpa sempat diucapkan. Ini bukan kisah tentang siapa yang menang atau kalah. Ini tentang cinta yang datang, menetap sebentar, lalu pergi. Tetapi jejaknya abadi di hati yang tak pernah benar-benar rela melepaskan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan