"Tuhan... apakah aku juga pantas mendapatkan kebahagiaan seperti mereka?"
Hidup Elena berubah sejak ayahnya memutuskan pergi dan meninggalkan keluarganya. Di usia yang seharusnya dipenuhi tawa dan mimpi, ia justru tumbuh bersama luka, kehilangan, dan kecewa yang perlahan mengikis dirinya dari dalam.
Namun hidup tak berhenti di sana. Belum sempat ia benar-benar pulih, takdir kembali merenggut satu-satunya tempat pulang yang ia miliki-ibunya. Sejak saat itu, Elena harus menghadapi hari-harinya dengan kehampaan yang semakin dalam, seolah seluruh dunia ikut runtuh bersamanya.
Di tengah hidup yang berantakan, ia juga harus berhadapan dengan Reno, kakaknya sendiri, yang hubungannya rumit dan sulit ia pahami. Sementara itu, bayang-bayang Rian yang pernah pergi meninggalkan luka membuat Elena semakin sulit mempercayai siapa pun.
Namun di saat semuanya terasa gelap, Liam hadir secara perlahan, membawa kehangatan yang tak pernah Elena duga. Lewat perhatian-perhatian sederhana dan ketulusan yang tidak menuntut apa pun, Liam menjadi tempat Elena merasa aman-tempat ia bisa bernapas, didengar, dan diterima tanpa syarat.
Ini bukan sekadar kisah tentang cinta. Ini adalah tentang kehilangan, keluarga yang retak, persahabatan yang diuji, dan perjuangan seorang remaja untuk tetap bertahan ketika hidup terus memaksanya jatuh berkali-kali.
Karena terkadang, seseorang tidak datang untuk menghapus semua luka, melainkan untuk menemani kita melewatinya, sedikit demi sedikit
Todos los derechos reservados