4NITY
  • WpView
    Reads 304
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 6, 2025
Empat jiwa dari fakultas berbeda, disatukan bukan oleh takdir... tapi oleh luka yang haus akan kebenaran. Apa yang mereka cari hanyalah jawaban. Tapi yang mereka temukan jauh lebih dari itu-kebusukan yang tersembunyi rapi di balik dinding kampus, rahasia yang mengintai dalam diam, dan jejak-jejak kegelapan yang seharusnya tak pernah terungkap. Penyelidikan pertama membuka pintu neraka. Teror datang tanpa ampun-bukan sekadar ancaman, tapi peringatan dari sesuatu yang jauh lebih kelam. Namun ancaman terbesar bukan dari luar. Retakan mulai tumbuh di antara mereka. Rahasia pribadi. Dendam masa lalu. Dan tekanan dari pihak-pihak yang ingin mereka diam selamanya. Apa artinya memperjuangkan kebenaran, jika nyawa menjadi taruhannya? Seberapa kuat kepercayaan bisa bertahan ketika kebohongan mulai merasuki? Dan... apa yang tersisa ketika luka menjadi terlalu dalam untuk disembuhkan? 4nity adalah kisah tentang bayangan di balik cahaya, pertempuran antara hati dan akal, dan jalan sunyi menuju akhir yang tak pernah benar-benar menjanjikan harapan.
All Rights Reserved
#120
kebenaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Tak Terucap...
  • Lolipop berdarah
  • The Forgotten Museum
  • Giwang
  • A Life That Turns
  • Queen of High School
  • Noda dalam Cinta

Dibalik senyum yang terlihat sempurna, setiap anggota keluarga ini menyimpan luka yang tak pernah terucap. Yang terlalu cepat dewasa, Yang tak di inginkan. Bahkan lahir dengan ketidaksiapan dunia menerima kehadirannya. ~ Namun, diantara dinginnya jarak dan amarah yang terpendam, ada satu hati yang tetap mencoba merajut kebersamaan. Ia yang paling lemah, yang paling di abaikan, ternyata menyimpan kekuatan yang tak pernah di sadari siapa pun-hingga kepergiaannya menjadi pukulan yang tak terelakkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines