Too Close to Escape [ON HIATUS]

Too Close to Escape [ON HIATUS]

  • WpView
    Reads 577
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2026
Memulai hidup barunya sebagai mahasiswa Psikologi tahun pertama, merupakan tujuan awal Aiden Beaufort. Ia membayangkan hari-harinya akan berjalan dengan sederhana; kuliah, beradaptasi dengan lingkungan baru dan membentuk lingkup pertemanan baru. Namun rencana itu goyah ketika Aiden tanpa sengaja bertemu dengan seorang perempuan misterius yang tinggal di gedung tak berpenghuni. Ia datang dengan membawa pertanyaan-pertanyaan tajam dan satu pengakuan yang mengganggu, bahwa ia sedang menyelidiki sebuah kasus yang tak pernah benar-benar terselesaikan. Pertemuan tersebut menjadi awal dari rangkaian kejadian ganjil yang tak bisa diabaikan Aiden. Dan semakin ia mendekati kebenaran, semakin jelas bahwa penyelidikan ini bukan hanya tentang mencari pelaku, melainkan tentang siapa yang selama ini berusaha memastikan kebenaran itu tak pernah terungkap. Rewriting since December 17th, 2025.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Forgotten Us
  • Unexpected Love •New
  • Love : WAR ZONE
  • Sharing Rosie (21+)
  • [1] Girlforent | taesoo [✔]
  • Baskara Negeri Mimpi
  • Watashi no hikari (Cahayaku)
  • SIMFONI HUJAN (HIATUS)
  • I'M THE KING IN THE NEXT LIFE
  • Sweet Agony: Season II  -  BDSM content 21+ (On going)

Hi hi! It's my original fanfic is here! Dramione AU! Perhatikan Tag! Cerita ini slow burn, slow romance :) Disclaimer!! Semua karakter yang ada di buku ini sepenuhnya milik J.K Rowling! "Jadi, tugas kita mencari dokter kami dengan selamat, membongkar rencana jahat mereka dan mengamankan batch ramuan itu sebelum mereka bisa menggunakan semuanya! Itu bisa menjadi neraka bagi kita!!" . Bahunya tidak sengaja menempel lengan Hermione. Nafasnya yang hangat menyebar ke sekitar area pendengar Hermione. Bau nafasnya yang segar -peppermint- membuat bulu kuduk leher Hermione berdiri. Dia merasakan déjà vu. "Diamlah Malfoy! Jika aku bisa mengatasimu sewaktu di Hogwarts, aku juga bisa mengatasimu sebagai partner. Jika aku tidak terpilih dalam misi ini, aku tidak akan berhadapan denganmu lagi! Tidak akan pernah!" Balasnya dengan nada yang pelan, tapi mengandung amarah. Badannya masih tegap tapi kepalanya menoleh tidak suka kearahnya. . Hermione melihat ada kursi kosong disebelah pria yang menurutnya tidak asing. Dia langsung duduk disampingnya. Mengingatkannya dengan seseorang dengan rambut pirang platinum. Apakah Hermione salah mengenalinya? Pria ini memiliki warna rambut yang sama tapi sedikit lusuh warna rambutnya dengan rambu panjang yang dikat. Helaian rambutnya menghiasi keningnya. Tapi ada bekas luka yang berawal dari pangkal alisnya melintasi pangkal hidungnya. Tunggu... Ini wajahnya semakin tidak asing. Tidak salah lagi- "Malfoy??"

More details
WpActionLinkContent Guidelines