We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
NeuroVoid

NeuroVoid

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 1, 2025
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Hiraya tidak pernah benar-benar merasa utuh. Ada sesuatu dalam dirinya yang selalu terasa kosong, bukan karena kehilangan, tapi karena ketiadaan yang sengaja diciptakan. Ingatannya hadir seperti fragmen-fragmen rusak, kehampaan menyelimuti hidupnya. Bertahun-tahun, bahkan selama hidup ia tidak pernah mengenali diri sendiri. Ditemukannya catatan digital tersembunyi, tersusun rapih setiap urutannya-sistem kerja otaknya yang bahkan tak pernah ia tahu bisa diakses. Hidupnya meluruh sejak itu. Sebuah nama muncul berulang kali, dan setiap kali dibaca Hiraya merasa dunianya runtuh: NeuroVoid. Proyek eksperimen ilegal ini bertujuan untuk menghapus memori traumatis yang mengganggu psikologis seseorang, lalu mereka-para ilmuwan dan dokter itu menuliskan narasi baru. Tujuan awal menghapus trauma, namun kini proyek NeuroVoid menciptakan identitas baru manusia dari nol-tanpa masalalu, tanpa trauma, tanpa luka apapun. Hiraya terseret dalam pusaran rahasia kelam akan proyek-proyek itu, proyek yang melibatkan manipulasi neurologis, eksperimen pada manusia dan otaknya, penciptaan memori buatan, bahkan menuliskan narasi kepribadian yang baru. Dalam upayanya mengungkap kebenaran proyek ini, ia menemukan bahwasanya ia mungkin bukan korban... Tapi sebuah hasil.
All Rights Reserved
#420
digital
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NOT SAME (COMPLETE)
  • BLACK CODE
  • ...
  • [S2] Synthetic Soul: The Last Origin
  • KAELVOSS - Velvet Trap
  • 𝐒𝐡𝐨𝐫𝐭 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲 𝐏𝐬𝐲𝐜𝐡𝐨𝐥𝐨𝐠𝐲
  • World of Ego [Menuju publikasi-Beberapa Chapter telah di Lock]
  • Doctor Lil-Daddy [END]
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]

Kehidupan masa lalu yang menyakitkan membuat Velicia mengambil keputusan untuk pergi. Ia melarikan diri ke New York untuk mencoba takdirnya sendiri. Meraba dalam gelap dan berjuang dengan menggertakan gigi. Sebuah keputusan mendadak tapi membawa perubahan besar dalam hidupnya. Ia memulai dari awal untuk tujuan baru dalam hidupnya. Dendamnya pada seseorang di masa lalu menjadi cambuk kuat saat ia merasa goyah dan ingin menyerah. Ia menutup mata untuk segalanya, kecuali kerja keras tak kenal lelah dan waktu. Ia menenggelamkan dirinya dalam kesibukan yang menguras seluruh waktu dan pikirannya sehingga ia tak punya sedetik pun untuk mengingat luka yang menyakitkan di hidupnya. Velicia hanya ingin membuat Pirentz menyesali semuanya. Walau dengan merangkak dan tertatih Velicia berhasil membangun hidupnya kembali ia lahir sebagai bintang berhati es. Sebuah topeng untuk menutup kerapuhan hatinya. Mewujudkan mimpi di masa lalu dan menjadikan dirinya berkelas membuat siapapun yang mengenalnya di masa lalu tak akan menyangka ia adalah orang yang sama. Kehidupan glamour dan elite membuat ia disegani dan dihormati oleh ribuan karyawan. Kecakapan dalam berbisnis tak pernah dianggap sepele oleh kolega bisnisnya. Sampai suatu hari takdir membawanya kembali pada masa lalu. Walau bertahun-tahun telah lewat tapi kenangan itu masih tersimpan rapi di sudut hatinya. Akankah cerita yang sama di masa lalu terulang kembali? Apa reaksi Velicia saat bertemu dengan orang yang paling ia benci di dunia ini? Kita tak akan pernah tahu bagaimana takdir mempermainkan kehidupan seseorang. Seseorang yang dengan susah payah ingin kau singkirkan dari hatimu, pikiranmu bahkan kenanganmu tiba-tiba berdiri di hadapanmu. Velicia dan Pirentz punya cerita indah di masa lalu juga luka yang dalam pada saat yang sama. Pergi menghilang bagai di telan bumi. Sementara hati yang lain terus berusaha menemukannya. Dapatkah tembok tinggi dan dingin yang dibangun Velicia diruntuhkan oleh cinta Pirentz?

More details
WpActionLinkContent Guidelines