Hana's New Body

Hana's New Body

  • WpView
    Dibaca 597
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Agt 19, 2026
WpInfo
Fiksi
Aksi dan Thriller
Kriminal
Psikologis
Bertahan Hidup
Memang benar, sakit hati tidak ada obatnya, seperti yang dialami oleh salah satu murid yang bahkan dengan kejam menikam teman sekolahnya hanya karena sakit hati, saat novel ciptaannya di hina. "Kok bau telur busuk, harusnya bau amis gak sih, kek ikan?" bingungnya terlonjak kaget saat melihat rupa dirinya yang sangat mengenaskan. Rasa sakit saat tikaman pisau di leher dan punggungnya masih membekas di dalam ingatan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • DANTE [Completed]
  • Arion (End)
  • Secret Bad Nerdy Girls
  • Kelas A [End]
  • Rindu
  • I'm okay (END)
  • Payback's Sweet

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan