365 DAYS to FOREVER

365 DAYS to FOREVER

  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 20, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Sudah move on, eh malah dipertemukan kembali. Apakah hatimu aman? ______________ Najwa Hanindya Azzahra dan Muhammad Rayyan Al-Hussein tumbuh bersama sebagai dua pribadi yang saling bertolak belakang. Sejak sekolah dasar, dunia mereka tak pernah damai-penuh ejekan, saling sindir, dan tatapan tajam. Namun siapa sangka, setelah bertahun-tahun berpisah tanpa pesan, justru jaraklah yang menumbuhkan rasa paling diam. Hussein memilih pesantren. Najwa melanjutkan ke sekolah negeri favorit. Tak ada janji perpisahan, hanya detak hati yang tertinggal di lorong waktu. Mereka tumbuh, berubah, dan berjuang memperbaiki diri. Lalu... bertemu kembali, dengan cara yang tak terduga-di bawah langit yang sama, di masjid yang pernah menjadi angan. Satu bunga yang tertinggal. Satu suara yang tak pernah benar-benar hilang. Satu pertemuan yang membangkitkan ribuan kenangan yang terkubur. Masihkah hati bisa tenang, ketika takdir justru mempertemukan dua jiwa yang berusaha melupakan? Apakah ini hanya ujian perasaan? Atau... awal dari takdir baru yang dirahasiakan semesta?
Todos los derechos reservados
#538
agama
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Remaja 26 (Dilanjutkan Part2)
  • Cinta dalam Doa [Terbit]
  • Qiyamah Senja-completed
  • Menuju Pagi (End)
  • Cinta Dalam Iman
  • Dear, Zaujaty (SUDAH TERBIT)
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Hidden Feelings
  • Tertulis Dalam Doa
  • Cinta Yang Habis

[Cerita Sudah Selesai] Anak-anak remaja Masjid nggak punya cerita cinta. Kalau ada cinta-cintaan, jatuhnya pasti yang Islami...yang kaku...yang jadul...yang tua-tuaan. Bener gak sih? Yang pisah-pisahnya harus pakai Assalamu Alaikum? Dengan cara yang tunduk-tundukan malu-malu? Yang harus pisah cewek-cowok? Boring kali ya...? Baca deh cerita ini! Zaman berubah. Memaknai"tundukan kepala" tak seharus yang terlihat. Arqi, Maiza, dan kawan-kawan remaja masjid ini punya kisah. Realita yang mengusik. Jika tak suka komentari saja. Namun ini kisah-kisah yang tidak terhindarkan. Copyright©2017-All Rights Reserved by Eunoia Rain. Ditulis oleh Eunoia Rain. Original cerita oleh Eunoia Rain. Cover dari google. Tokoh merupakan karakter fiktif.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido