Dillema: The End Of Beginning

Dillema: The End Of Beginning

  • WpView
    Reads 365
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 13, 2025
On Going (update kalau ada waktu 🥹) Thank u yang udah bantu support (^ω^) Happy reading ✨ --- Elin terbiasa menjalani hidup yang penuh ritme mulai dari kerja, lembur, lalu menjawab pesan dua pria yang mulai hadir di hidupnya. Semuanya berjalan dengan baik... sampai dimana perasaan ikut campur. Di tengah tumpukan presentasi, proyek besar dan deadline yang ketat Elin terjebak dalam pilihan rumit antara rasa nyaman, luka lama, dan satu cinta tulus yang datang tanpa aba-aba. Ini bukan kisah cinta yang manis. Tapi ini kisah yang yang tak terduga dalam hidupnya. Perempuan yang hanya ingin... tidak pura-pura kuat dalam menjalani hari - harinya. --- Pertama kali publik cerita, maaf kalau masih banyak kekurangan. Kalau ada kritik dan saran bisa comment or DM me ヾ('︶'♡)ノ © Pictures on Pinterest and more.
All Rights Reserved
#13
makototakuma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reverie
  • (R-18) Hinata Harem Series - Extra Love for Hinata Shoyo!
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • - YOU -  [TAMAT] ✓
  • dream in my school
  • My Precious Love
  • 𝐑𝐮𝐦𝐚𝐡 : 𝐒𝐨𝐥.𝟒𝐜𝐞 [ 𝐄𝐍𝐃 ]
Reverie

Di tengah luka masa lalu dan bayang-bayang cinta yang belum pergi, seorang perempuan belajar membuka hati untuk cinta baru-bukan karena lupa, tapi karena akhirnya siap hidup lagi. *** Eireen tak pernah memilih Ino. Tapi cinta pelan-pelan tumbuh, diam-diam bertunas di antara diam dan trauma. Lalu cinta itu direnggut. Secara harfiah. Secara tragis. Kini, ia tinggal bersama bayangannya, bersama seorang anak kecil bernama Jino... dan seorang pria yang dititipkan oleh cinta lama: Chris. Chris tak datang untuk menggantikan. Tapi dia tinggal. Diam-diam mencintai. Diam-diam berharap. "Kalau kamu jatuh lagi, kamu gak sendiri." Dan saat malam akhirnya terasa hangat kembali, Eireen sadar: cinta kedua bukan karena lupa. Tapi karena diberi ruang untuk tumbuh. "Aku nggak tahu ini benar atau enggak... tapi aku capek nahan semuanya sendiri." Dan Chris menjawab: "You don't have to. Not anymore."

More details
WpActionLinkContent Guidelines